B-52 AS Jatuh dan Meledak, Delapan Awak Tewas

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASAP mengepul dari bagian yang menghitam dari Pangkalan Angkatan Udara Edwards setelah jatuhnya pesawat pembom B-52 Angkatan Udara AS di Edwards, California, Senin (15/6/2026) waktu setempat, dalam gambar diam dari video helikopter berita. (Foto: ABC Affiliate KABC via Reuters)

ASAP mengepul dari bagian yang menghitam dari Pangkalan Angkatan Udara Edwards setelah jatuhnya pesawat pembom B-52 Angkatan Udara AS di Edwards, California, Senin (15/6/2026) waktu setempat, dalam gambar diam dari video helikopter berita. (Foto: ABC Affiliate KABC via Reuters)

SuarIndonesia — Sebuah pesawat pembom strategis B-52 Stratofortress milik Angkatan Udara Amerika Serikat mengalami kecelakaan fatal sesaat setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Edwards di California Selatan Senin (15/6/2026) waktu setempat.

Insiden tersebut menewaskan delapan orang yang berada di dalam pesawat, termasuk dua pegawai perusahaan Boeing yang turut terlibat dalam misi pengujian.

Pesawat itu dilaporkan mengudara untuk menjalankan misi uji rutin yang berkaitan dengan program modernisasi radar di pangkalan tersebut.

Namun, beberapa saat setelah lepas landas sekitar pukul 11.20 waktu setempat, pesawat jatuh dan terbakar hebat, memunculkan kepulan asap hitam pekat yang terlihat dari kejauhan.

Komandan Pangkalan Udara Edwards, Kolonel James Hayes, menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut.

Today, Edwards Air Force Base experienced a terrible tragedy, and we lost eight great Americans,” kata Hayes dalam konferensi pers.

Hayes menjelaskan para korban terdiri dari personel militer, pegawai sipil pemerintah, dan kontraktor pemerintah. Berdasarkan hasil peninjauan awal terhadap rekaman insiden, pihak pangkalan menyimpulkan kecelakaan tersebut tidak mungkin menyisakan korban selamat.

Baca Juga :   PEMPROV KALSEL Kembali Dapatkan Predikat Opini WTP ke 13 dari BPK RI, Begini Penegasan Gubernur

Menurut Hayes, lokasi jatuhnya pesawat berada sepenuhnya di area pangkalan udara sehingga tidak menimbulkan dampak langsung ke wilayah sekitar.

Meski demikian, seluruh operasi penerbangan di Edwards Air Force Base untuk sementara dihentikan, sementara pesawat yang hendak mendarat dialihkan guna memberi ruang bagi proses evakuasi dan penanganan darurat.

Penyebab kecelakaan hingga kini masih menjadi misteri. Militer AS telah membuka penyelidikan yang diperkirakan berlangsung hingga 30 hari untuk tahap awal, sedangkan analisis mendalam mengenai faktor penyebab kecelakaan dapat memakan waktu lebih dari enam bulan.

Boeing dalam pernyataannya juga mengonfirmasi bahwa dua karyawannya berada di dalam pesawat dan menyatakan telah berkomunikasi dengan keluarga korban. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KOMPAK Lawan Peredaran, Telawang Percontohan Kampung Bebas Narkoba
AKSI PENCURI UANG di Celengan Musala Disergap Warga Sungai Andai
PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen Grup Saat Ini
PIALA DUNIA 2026: Spanyol vs Tanjung Verde Imbang tanpa Gol
PALU DIGUNCANG GEMPA Tektonik Magnitudo 6,7
POLISI Bersihkan Sampah di Depan DPRD Kalsel Setelah Kawal Aksi Mahasiswa
MUKERDA MUI Kalsel, Supian HK Tekankan Sinergi Ulama-Umara
DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:36

PALU DIGUNCANG GEMPA Tektonik Magnitudo 6,7

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:35

KASUS KUOTA HAJI: KPK Periksa Fuad Hasan Pekan Depan

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:27

RUPIAH Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:05

KASUS TAMBANG EMAS ILEGAL: Pabrik PT SJU Disita Bareskrim

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:40

KORUPSI MBG: Kejagung Tetapkan Tersangka Keempat

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:32

MENDAGRI TITO: Ide Kepala Daerah dapat Bonus dari PAD

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:41

YUSRIL: Pemecatan Anggota TNI Pesan Tegas tak Ada Toleransi Kekerasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:23

KASUS ANDRIE YUNUS: Empat Anggota TNI Divonis 1,5–3 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Iran bermain imbang melawan Selandia Baru di babak pertama grup G Piala Dunia 2026. (Foto: REUTERS/Matthew Childs)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen Grup Saat Ini

Selasa, 16 Jun 2026 - 21:40

La Furia Roja tertahan 0-0 bermain tanpa gol melawan Tanjung Verde dan merupakan kejutan sekaligus sejarah di Piala Dunia 2026.

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Spanyol vs Tanjung Verde Imbang tanpa Gol

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:26

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca