TERUS Didorong Pemprov Kalsel Pelestarian Satwa Bekantan

- Penulis

Minggu, 4 Juli 2021 - 21:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemprov Kalimantan Selatan terus mendorong bagi pelestarian satwa-satwa yang saat ini mulai langka. Salah satunya adalah pelestarian Bekantan.

Seperti pemberikan dana hibah sebesar Rp 350 juta rupiah kepada Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia.

Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, usai aksi pelepasliaran bekantan di Pulau Curiak, Barito Kuala (2/7/2021), mengatakan, pemerintah daerah akan terus mendorong bagi upaya pelestarian satwa-satwa langka, seperti bekantan.

Caranya selain melalui regulasi terukur melalui program-program Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD), juga memberikan dukungan kepada kelompok masyarakat peduli satwa langka.

Termasuk pemberian dana hibah bersumber dari anggaran daerah sebagai wujud motivasi

Diutarakan Safrizal, pemberian dana hibah itu bertujuan mendukung upaya konservasi bekantan, yang merupakan satwa endemik Kalimantan.

Safrizal mengungkapkan, penambahan dana hibah bisa menyesuaikan kembali tahun berikutnya.

“Tahun ini kita berikan 350 juta. Jadi jika tahun depan dirasa kurang, kita susun kembali, apa saja yang bisa kita kembangkan,” ujarnya ketika ditemui di Bekantan Research Station, Pulau Curiak, Batola.

Adapun Penjabat Gubernur Kalsel melepasliarkan satu ekor bekantan di kawasan Pulau Curiak, yang dikelilingi oleh mangrove rambai.

Aksi tersebut didampingi oleh Pj Ketua TP PKK Kalsel, Safriati Safrizal, serta jajaran Forkopimda di lingkup Kalsel.

Bekantan yang dilepaskan ke habitat alaminya hari ini menggenapkan jumlah bekantan di Pulau Curiak menjadi 29 ekor.

Baca Juga :   DUA PENDULANG EMAS Tewas Tertimbun Pasir

“Mudah-mudahan penambahannya lebih cepat lagi. Empat tahun ini baru nambah 14 ekor.”

Sementara itu, Ketua Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia, Amalia Rezeki, mengaku sangat senang atas perhatian Pemprov Kalsel.

Dana hibah merupakan bentuk dukungan serius untuk melestarikan satwa endemik Kalimantan.

Terkait bekantan yang dilepasliarkan hari ini, ia menjelaskan kondisinya.

Satwa tersebut merupakan korban kecelakaan yang ia evakuasi bersama BKSDA.

“Pada saat kita melakukan evakuasi bersama BKSDA, kita melakukan perawatan intensif.”

Lanjutnya, “kita melakukan rehabilitasi di Yayasan Sahabat Bekantan, dengan perawatan kurang dari setahun.”

Sebelum aksi pelepasliaran bekantan, Safrizal didampingi jajaran Forkopimda melakukan penanaman kopi Liberika di kawasan Pulau Curiak.

Varian kopi Liberika disebut mampu tumbuh dengan baik di lahan gambut. Pun tahan terhadap lingkungan panas dan lembab.(adv/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa
PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin
BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung
KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel
POLEMIK BBM di Kobar, Pengelola SPBU Ungkap Modus Barcode Ganda
BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK
AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito
DIPANGGIL Gubernur Muhidin Jajaran PLN Daerah dan Pusat

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:52

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:49

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:45

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:34

GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:33

KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:07

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:04

AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:58

MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru


Foto Ilustrasi. (SI/UT/@Gemini.AI)

Kaltim

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:52

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun (kiri). (Foto: detikKalimantan/M Budi K)

Hukum

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:45

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca