SuarIndonesia -Terpukau dengan suguhan penampilan keagamaan dipadukan atraksi kebudayaan di Sungai Martapura, Selasa (11/10/2022) malam
Ini pada malam taaruf di kawasan Siring 0 KM Banjarmasin menyedot animo warga yang memadati kawasan tersebut yang dalam rangkaian MTQ ke XXIX di Kalimantan Selatan 2022.
Acara malam ta’aruf ini dimeriahkan sejumlah kegiatan diantaranya gelaran seni islami, pelepasan lampion terbang, jukung tanglong, parade acil jukung terapung, hingga flyboarding.
Para undangan yang hadir adalah dari kafilah MTQ seluruh Indonesia yang disuguhkan hiburan di Siring 0 kilometer Banjarmasin.
Para acil jukung nampak telaten membentuk beberapa formasi bunga teratai.
Pemandangan kian cantik dengan kerlap kerlip lampu hias yang diselipkan pada dagangan para acil jukung.
Mengitari mereka, iring-iringan jukung tanglong juga menambah kesan gemerlap perairan Sungai Martapura di malam Taaruf ini.
Ada jukung tanglong yang dihias dengan replika orang membaca alquran, replika masjid, hewan unta, dan bentuk-bentuk menarik lainnya.
Alunan musik madihin dan syair lainnya berpadu mengiringi atraksi di sana.
Safarudin, salah satu pendamping Kafilah MTQ Provinsi Nusa Tenggara Barat mengaku terpukau dengan penampilan yang disuguhkan di malam taaruf ini.
“Di event nasional yang pernah saya ikuti, baru kali ini ada perahu yang berlayar seperti ini, dihias, di malam taaruf,” ungkap Safarudin.
“Saya rasa sangat berkesan. (Penyelenggara) memanfaatkan sungai untuk memeriahkan acara ini. Hiasan dari perahu-perahu ini yang memukau kami,” tukasnya.
Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor mengaku sangat berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan pada Banua untuk menjadi tuan rumah di event nasional ini.
“Adalah suatu kebanggaan dan keberkahan bagi kita, baik dari kafilah dan komponen lainnya, telah berbaur di kesempatan kali ini dalam suasana saling bersilaturahmi serta saling kenal mengenal,” buka pria yang akrab disapa Paman Birin.
Apalagi, ujar Gubernur, ajang ini menjadi pengobat rindu bagi masyarakat Kalimantan Selatan untuk menjadi tuan rumah MTQ.
“Niat dan harapan kami, momen kali ini bisa mengobati rindu kami yang terpendam selama 52 tahun karena sebelumnya kami menyelenggarakan MTQ, di tahun 1970 yang lalu,” tambah Gubernur yang akrab disapa Paman Birin itu.
Selaku Gubernur dan pemerintah Pemprov Kalimantan Selatan serta rakyat Kalsel, dirinya menyambut kedatangan para Kafilah MTQ dari seluruh Indonesia dengan harapan provinsi ini mampu memberikan kesan yang indah.
Terkhusus di malam taaruf ini, Paman Birin juga berharap para tamu dari seluruh Indonesia bisa menikmati suguhan penampilan keagamaan yang dipadukan dengan atraksi kebudayaan tanglong di atas Sungai Martapura.
Lebih lanjut, Paman Birin Kalimantan Selatan yang jadi tuan rumah juga menunjuk sejumlah tempat untuk bisa dikunjungi para kafilah baik dari segi religi, wisata tengah kota, hingga wisata alamnya.
Lokasi yang dimaksud adalah Kawasan Siring Menara Pandang, Wisata Pasar Terapung, Masjid Sabilal Muhtadin, Taman Cahaya Bumi Selamat, Makam Datu Kelampayan, sampai wisata alam di Tahura.
“Selamat datang di Bumi Babussalam bagi seluruh kafilah dari seluruh Indonesia. Kalsel bagai sehelai kain dari surga,” pungkasnya. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















