TERPIDANA KIF Operator Gembong Narkotika Fredy Pratama Divonis ‘NIHIL’ Begini Pertimbagan Hakim PN Banjarmasin

- Penulis

Senin, 3 November 2025 - 19:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terpidana Muhammad Rivaldo Miliandri Gozal Silondae alias Aldo alias Tomy alias KIF

Terpidana Muhammad Rivaldo Miliandri Gozal Silondae alias Aldo alias Tomy alias KIF

SuarIndonesia – Terpidana Muhammad Rivaldo Miliandri Gozal Silondae alias Aldo alias Tomy alias KIF , yang sebagai operator gembong Narkotika, buronan Internasional Fredy Pratama alias Miming, divonis ‘NIHIL’ oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Senin (3/11/2025).

Pada pesidangan sebelumnnya, terdakwa KIF di PN Banjarmasin, Senin (29/9/2025) dengan agenda tuntutan Diketua Majelis Hakim saat itu Cahyono Riza Adrianto SH MH.

Dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Prathomo SH, harapkan Majelis Hakim menjatuhkan pidana hukuman mati.

Oleh Majelis Hakim setelah tuntutan, sidang beberapa minggu ditunda hingga dilanjutkan agenda pembacaan nota pembelaan secara tertulis dan akhirnya pembacaan vonis.

Ketua Majelis Hakim mengetokan palu bahwa, KIF, divonis NIHIL.  Pasalnya  kasus di mana seseorang sudah divonis hukuman mati sebelumnya, dan kemudian dihadapkan pada kasus pidana baru.

Hakim menjatuhkan vonis NIHIL  karena terdakwa sudah menerima pidana maksimal yang tidak dapat dilampaui.

Meskipun tetap dijatuhi pidana untuk perbuatan baru tersebut, atau tidak dikenai sanksi penjara tambahan karena pidana sebelumnya sudah maksimal. Diketahui, meski telah berstatus sebagai terpidana hukuman mati, namun KIF kemvbali berulah.

KIF yang didampingi tim penasihat hukumnya dari Ernawati SH. MH dan rekan, di PN Banjarmasin kembali dituntut hukuman mati oleh JPU.

Terdakwa KIF terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika sebagaimana dakwaan pertama JPU.

Disebut, KIF memiliki peran sangat penting dalam jaringan ini, yakni menjadi operator dalam hal memasok sabu ke sejumlah wilayah.

Ia mengendalikan delapan wilayah untuk distribusi peredaran narkoba di Indonesia, yakni Jakarta, Lampung, Sumatera Utara, Riau, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat dan Sulawesi Tenggara.

Baca Juga :   NEKAT ! PEDAGANG PENTOL Gagahi Cewek Penjaga Toko di Banjarmasin

KIF  beberapa waktu lalu telah divonis bersalah dan dijatuhi hukuman mati di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, Lampung.

Kemudian ditahan di Lapas Lampung karena kasus narkoba pada 2024. KIF dijemput oleh jajaran Dit Resnarkoba Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga kemudian penahanan dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Banjarmasin pada Januari 2025.

Alasan KIF dijemput hingga kemudian diproses hukum, yaitu karena terkait dengan Muhammad Zainuri yang diamankan oleh Dit Resnarkoba Polda Kalsel di Jalan Pramuka Banjarmasin dengan barang bukti 35 Kg sabu pada akhir 2023.

Atas perbuatannya, KIF pun dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika sebagai dakwaan pertama, dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika sebagai dakwaan keduanya.

Peran KIF sebagai kaki tangan Fredy Pratama sendiri mencuat sejak beberapa waktu lalu, terlebih sampai melibatkan Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan, AKP Andri Gustami.

Selain menjalani proses hukuman, sig Kasat Narkoba yang berhubungan langsung dengan KIF untuk meloloskan narkoba dari Fredy Pratama ini dipecat dari institusi kepolisian.

KIF sebelumnya ditangkap Ditreserse Narkoba Polda Lampung bersama dengan tim gabungan Bareskrim Polri pada 3 Juli 2023. (ZI)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa
TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca