SuarIndonesia – Gubernur Kalsel, H. Muhidin, menegaskan Pemprov Kalsel tak mengendapkan dana.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Menteri Keuangan (Mekeu), Purbaya Yudha Sadewa.
Muhidin mengakui pemprov memiliki dana Cadangan.
Ditempatkan dalam bentuk deposito dan giro di Bank Kalsel.
Dana tersebut akan digunakan pada saat syarat belanja sudah terpenuhi.
Sebelumnya dana simpanan Pemprov Kalsel sebesar Rp 4,7 triliun.
Terdiri dari Rp 3,9 triliun deposito dan sisanya giro.
Muhidin menekankan penetapan dalam deposito justru membawa hal positif bagi keuangan daerah.
Yang mana bunga dari deposito menjadi pendapatan bagi APBD Pemprov Kalsel.
Ia menyebut Bank Kalsel memberikan bunga sebesar 6,5 persen.
Dengan asumsi deposito saat ini Rp 3,9 triliun, maka perbulan pemasukan dari bunga sebesar Rp 21 miliar.
“Jika sampai lima bulan deposito maka akan menjadi 100 miliar lebih. Ini artinya jadi keuntungan daerah Provinsi Kalsel.
Jika kita taruh di giro bunga sedikit. Bank lain ada yang menawarkan bunga lebih tinggi, saya tidak mau karena harus membantu bank daerah Kalsel.
Jadi perkataan atau statemen Menkeu tidak benar mengendapkan uang yang ada,” jelasnya.
Perlu diluruskan apa yang dikatakan Menteri tidak ada kebenarnnya.
Uang ini dana penempatan daerah hasil penerimaan seluruhnya,” tegas Muhidin.
Ia menyatakan, dana tersebut tidak selamanya berada di rekening.
Jika diperlukan untuk belanja maka akan terpotong kembali. Per tanggal 28 Oktober 2025 kemarin,
Muhidin menyebut sudah ada penarikan Rp 268 miliar. Sisa kas Pemprov Kalsel Rp 4,477 triliun.
Dana yang keluar semuanya dari giro tanpa mengurangi saldo deposito sebesar Rp 3,9 triliun.
“Sementara apa yang dikatakan Menteri Keuangan Purbaya Sadewa tidak ada kebenarnnya.
Jangan sampai koboy salah tembak ke Kalsel. Ternyata Kalsel setelah bangun juga jadi koboy .
Menteri ini terlalu terburu-buru, masyarakat jadi kacau. Banyak persepsip lain-lain, padahal penempatan dana di deposito menguntungkan daerah sendiri,” urainya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















