TERLALU MAHAL Bikin Kecewa Harga Tiket Kampung Ketupat

- Penulis

Kamis, 6 Juli 2023 - 00:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Harga Tiket Masuk Kampung Ketupat yang baru dibuka sekitar 1 pekan lalu (29/6/2023) dinilai warga Kota Banjarmasin terlalu mahal.

Tarif masuk tempat wisata kampung ketupat sebesar 15 ribu rupiah pada hari biasa dan 20 ribu rupiah pada akhir pekan

Ungkapan rasa kecewa terhadap tempat wisata yang berada di jalan Sungai Baru ini ramai disampaikan melalui media sosial.

Dikutip dari media sosial Wisata Kampung Ketupat, postingan instagram kampung.ketupat 4 hari lalu, dari 21 buah komentar, sejumlah akun terpantau mengeluhkan harga yang terlalu mahal.

Seperti akun najwa juhariah memberikan komentar semalam ke sana di kira gratis, sekalinya bayar 25 ribu rupiah di kali ber empat jadi 100 ribu rupiah, putar balik ae kada jadi, kalo menurut ulun kemahalan pang lah belum lagi makan, maaf cuman saran aja kalau 5 ribu rupiah per orang bisa rami urang masukkan.

Sementara, akun deddy55 mengatakan harga tiket masuk sebesar 25 ribu rupiah per orang, membuatnya balik kanan karena biaya yang diperlukan 75 ribu rupiah untuk dirinya, istri dan 1 orang anak.

Selanjutnya akun alesha.hqa juga mengeluhkan terlalu mahal, tadi kesini kemahalan kak, 25 ribu rupiah banyak yang mengeluh dengan mainan yang sedikit teh yang hambar, mohon maaf mungkin untuk anak harga bisa dimurahi sedikit.

Baca Juga :   TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng

Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Kota Banjarmasin, Afrizaldi mengatakan keberadaan tempat wisata kampung ketupat di Kota Banjarmasin menjadi terobosan dengan memanfaatkan ruang publik sebagai tempat wisata.

Dirinya mengaku kaget dengan adanya biaya masuk ke tempat wisata kampung ketupat dan berjanji untuk segera melakukan evaluasi terkait keluhan warga.

Menurutnya adanya pembebanan biaya masuk harus menjadi perhatian Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disbudporapar) bersama Dinas Perdagangan dan Industri (Disperdagin) terkait pengelolaan tempat wisata dan etalase UMKM dengan pihak ketiga (Investor).

Perlu dipikirkan dinas dan investor duduk bersama membahas masalah ini.

Jangan sampai keinginan untuk memberikan kontribusi kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru membebani masyarakat tutur Afrizaldi. (*/SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN POLISI Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online, Para Korban Berharap Hukuman Diberikan jadi Efek Jera
DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026
RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel
KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
LEBIH DARI 40 Karya Muslim Anang Abdullah di Taman Budaya Kalsel
DEWAN KALSEL Monitor Reklamasi dan Limbah B3 Tambang
SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:22

ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana

Rabu, 2 September 2026 - 21:48

FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker

Selasa, 1 September 2026 - 21:44

SOSPER Penyelenggaraan Kesehatan, Begini Himbauan Ketua Dewan Kalsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:29

KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28

LANJUT BAHAS Ranperda Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:10

KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca