Terkait PPPK, PGRI Minta Honorer Pengalaman Dibedakan

- Penulis

Kamis, 6 Desember 2018 - 09:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) meminta pemerintah untuk membuat aturan khusus, terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) khusus profesi guru.

Hal ini disebabkan, beleid baru terkait PPPK yang tercantum di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 masih dianggap kurang adil.

Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Unifah Rosyidi, mempermasalahkan aturan tersebut yang mengatakan bahwa batas usia yang bisa mendaftar PPPK memiliki rentang 20 tahun hingga 59 tahun.

Artinya, tidak ada perbedaan perlakuan penerimaan PPPK antara orang yang belum berpengalaman dengan tenaga honorer yang memang sudah lama mengabdi.

Padahal, Unifah melanjutkan, seharusnya ada perlakuan khusus bagi tenaga honorer yang punya pengalaman mumpuni.

Untuk itu, ia meminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) membuat peraturan khusus agar tenaga pengajar PPPK eks honorer nantinya bisa diberi formasi khusus.

“Karena terkait PPPK, hal mengenai tenaga honorer ini terlalu umum. Jadi kami mohon ada peraturan menteri khusus dari Kementerian PAN RB tentang guru dan tenaga kependidikan yang sudah mengabdi lama bisa diberi formasi khusus,” kata Unifah di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (5/12).

Dengan peraturan khusus ini, ia berharap tenaga honorer hanya melalui satu kali perjanjian kerja saja.

Baca Juga :   STATUS TERSANGKA Gubernur Kalsel Paman Birin, Gugur ! Menang Praperadilan Lawan KPK

Selain itu, proses tes PPPK-nya pun tidak disamakan dengan pendaftar lain yang masih minim pengalaman.

Ia juga berharap sertifikasi yang telah dikantongi tenaga honorer juga bisa diakui. Dengan cara ini, artinya ada penghargaan lebih bagi tenaga honorer yang sudah berpengalaman dan berdedikasi tinggi.

“Kami mohon ada pengaturan khusus PPPK untuk guru dan tenaga pendidikan agar ada rasa keadilan. Pengabdian yang sungguh-sungguh ini bisa diberi penghormatan lebih, kerjanya memang benar diperhatikan,” terang dia.

Ia mengaku tidak ada masalah dengan aturan PPPK yang diteken baru-baru ini. Namun, perlakuan setara antara pihak yang sudah berpengalaman dan belum berpengalaman disebutnya melukai hati guru honorer yang sudah mengabdi puluhan tahun.

Usulan ini pun disebutnya sudah disampaikan ke Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan itu, Jokowi berjanji akan menindaklanjuti keinginan PGRI ke kementerian terkait.

“Beliau (Jokowi) mengatakan sangat fokus pada penanganan Sumber Daya Manusia (SDM) dan akan ada pembicaraan khusus mengenai usulan kami,” kata Unifah.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD
PEMABUK MENGAMUK Tikam Teman Gegara Kunci Kontak Motor Hilang saat Membelikan Rokok
TERBAKAR Rumah Milik Pedagang Mainan, Hanya Handuk di Badan Terselamatkan
WARGA MERASA RESAH Keberadaan Sekelompok Remaja, Dua Membawa Sajam Diamankan Reskrim Polresta Banjarmasin
DIWISUDA TAHFIZ Ratusan SD Islam Sabilal Muhtadin, Bukti Semangat Mencintai Al-Qur’an
PEMPROV KALSEL Kembali Dapatkan Predikat Opini WTP ke 13 dari BPK RI, Begini Penegasan Gubernur
DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:43

KETUA DPRD Kalsel Cek Lokasi Pengerukan Jalur Sungai Baru Danau Panggang

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:46

WARISAN Purba Lembah Kahung

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06

BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:14

PEMABUK MENGAMUK Tikam Teman Gegara Kunci Kontak Motor Hilang saat Membelikan Rokok

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:40

TERBAKAR Rumah Milik Pedagang Mainan, Hanya Handuk di Badan Terselamatkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:26

2 KG SABU Gagal Diedarkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:49

WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:41

1.793 HAJI DEBARKASI Banjarmasin Sudah Pulang

Berita Terbaru

Pertandingan Grip A Piala Dunia 2026, Korea Selatan taklukkan Ceko 2-1, Jumat (12/6) pagi WIB di Stadion Guadalajara, Zapopan, Meksiko. (Foto: REUTERS/Daniel Becerril)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Korsel Comeback Dramatis, Sikat Ceko 2-1

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:38

Hari pertama gelaran Piala Dunia 2026 makin terasa lengkap bagi tuan rumah Meksiko karena tim mereka mampu mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 2-0 di laga pertama. (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)

Internasional

PEMBUKAAN Piala Dunia 2026 Digelar 3 Kali

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:33

Kalteng

ADHYAKSA FC Berpeluang Bermarkas di Palangka Raya

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:58

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca