TERANCAM Tertunda Lagi Ratusan Pilkades di 7 Kabupaten Kalsel

- Penulis

Jumat, 9 Juli 2021 - 21:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Jumlah 628 pemilihan kepala desa (Pilkades) di Kalsel dari 8 kabupaten yang seharusnya dilaksanakan, baru terlaksana 140 di Kabupaten Banjar .

Selain itu, di Barito Kuala (Batola) dari 163 Pilkades sebagian sudah dilaksanakan.

“Untuk melaksanakan Pilkades tentu saja pemerintah kabupaten harus melihat dukungan anggaran melalui revisi APBD,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Zulkifli, Jumat (9/7/2021).

Dirincikannya, desa yang menggelar pilkades paling banyak di Barito Kuala. Di kabupaten ini ada 163 desa yang melaksanakan pemilihan pucuk desa. Kemudian, 150 desa di Hulu Sungai Tengah dan 140 desa di Banjar.

“Sisanya, di Hulu Sungai Utara ada 73 desa, Tabalong ada 46 desa, Tanah Laut 26 desa, Balangan ada 19 desa, dan Kotabaru ada 11 desa,” rincinya.

Melihat kasus Covid-19 yang mengalami tren kenaikan akhir-akhir ini membuat Pilkades di sejumlah kabupaten di Kalsel terancam kembali tertunda.

Zulkifli mencontohkan tingginya kasus Covid-19 di Jawa Barat membuat Kementerian Dalam Negeri meminta agar Pilkades di daerah itu ditunda.

Baca Juga :   VONIS Mardani H Maming 'Disunat' MA! Pukat UGM Minta Bawas MA dan KY Turun Tangan

Apabila kasus Covid-19 di Kalsel juga meninggi, bisa jadi Pilkades di Banua juga diminta ditunda.

“Memang ada imbauan dari kementerian untuk menunda dulu Pilkades, tapi baru ditujukan untuk Jabar.

Kita juga melihat kalau di Kalsel kasus Covid-19 semakin meningkat lebih baik (Pilkades) ditunda,” katanya.

Zulkifli menegaskan, kalau pun nanti Pilkades bisa bisa digelar dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Yakni, membatasi kapasitas orang yang hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kapasitas maksimal 500 pemilih, supaya tidak terjadi kerumunan,” tegasnya.

Sistem pengawasan protokol kesehatan di TPS, kata dia, melibatkan sejumlah unsur.

Mulai dari TNI, Polri, pemerintah desa, kecamatan, dan lain-lain. “Saat ini di tengah wabah, jadi menjaga prokes menjadi fokus dalam pelaksanaan Pilkades,” katanya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TUAN GURU APRESIASI Pengungkapan Pembunuhan Terhadap Ustazah, Meski Tinggalkan Kesedihan Mendalam
AKSI UDARA Spektakuler Aerosport Modeling Indonesia dI HSU
TERUNGKAP MOTIF Pembunuhan Seorang Ustazah di Banjarbaru
JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung
SAR GABUNGAN Temukan Nelayan Terseret Arus di Muara Badak
DIAN RAHMAT TRIANTO Raih Women’s Inspiration Awards 2026
EMBARKASI Banjarmasin Siap Berangkatkan JCH Kloter 06 dari Kalteng
KOBARAN API di Gudang Milik PT SSTC Banjarmasin

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:12

TUAN GURU APRESIASI Pengungkapan Pembunuhan Terhadap Ustazah, Meski Tinggalkan Kesedihan Mendalam

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

TERUNGKAP MOTIF Pembunuhan Seorang Ustazah di Banjarbaru

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:38

EMBARKASI Banjarmasin Siap Berangkatkan JCH Kloter 06 dari Kalteng

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Selasa, 28 April 2026 - 23:57

KPU PALANGKA RAYA Digeledah Terkait Dana Hibah Pilkada 2023-2024

Selasa, 28 April 2026 - 23:24

PDU Palangka Raya Ubah Limbah Plastik jadi Paving Block

Berita Terbaru

Kalsel

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:17

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca