TELUSURI Dugaan Korupsi KPU Kotim, Kejati Periksa Ketua KPU Kalteng

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kantor KPU Kotim saat proses penggeledahan oleh tim penyidik Kejati Kalteng, Senin (12/1/2026). (Foto: Istimewa)

Suasana kantor KPU Kotim saat proses penggeledahan oleh tim penyidik Kejati Kalteng, Senin (12/1/2026). (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah (Kalteng) memeriksa Ketua KPU Provinsi Sastriadi terkait dugaan dana hibah pelaksanaan Pilkada oleh KPU Kotawaringin Timur (Kotim) sebesar Rp40 miliar.

“Salah satunya iya, kemudian juga dari beberapa vendor yang terkait dengan penyedia barang dan jasa,” kata Asisten Intelijen Kejati Kalimantan Tengah Hendri Hanafi di Palangka Raya, Kamis (5/2/2026).

Dia mengungkapkan pemeriksaan Ketua KPU Kalimantan Tengah ini sebagai upaya penyidik mendalami kasus dugaan korupsi tersebut.

Pemeriksaan ini juga bertujuan memastikan keberlakuan regulasi pada masa pelaksanaan Pilkada Kotim. Penyidik ingin memastikan apakah tahapan-tahapan yang dilakukan KPU Kotim sudah sesuai dengan regulasi berlaku.

“Untuk memastikan keterangan yang diberikan pihak lain maupun terkait dengan memastikan keberlakuan regulasi saat itu, sehingga tahapan-tahapan yang dilakukan oleh teman-teman dari pihak KPU Kotim, apakah sudah sesuai dengan regulasi atau tidak,” ucapnya.

Hingga saat ini Kejati Kalimantan Tengah telah memeriksa puluhan saksi terkait dugaan kasus korupsi dana hibah Pilkada Kotim tersebut, namun pihaknya belum menetapkan satu orang pun tersangka dalam kasus tersebut.

Hal ini disebabkan penyidik Kejati Kalimantan Tengah masih melakukan penyelidikan terhadap saksi-saksi yang telah dilakukan pemanggilan.

“Ya, tentu sekali lagi teman-teman, kita tunduk dan patuh kepada ketentuan undang-undang termasuk undang-undang KUHP yang baru bahwa harus terpenuhi minimal dua alat bukti. Jadi, kami harap teman-teman bersabar,” ujar Hanafi, dilansir dari AntaraNews.

Sebelumnya, pada Senin (12/1) penyidik Kejati Kalimantan Tengah telah melakukan penggeledahan di Kantor KPU Kotim, Kesbangpol, BPKAD, Sekretariat DPRD Kotim, hingga kantor penyedia jasa.

Baca Juga :   KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Dari penggeledahan tersebut, penyidik berhasil menyita sebanyak 41 unit barang bukti elektronik, terdiri dari 23 unit handphone dan 18 unit laptop.

Selain itu, penyidik juga menemukan stempel toko, nota, dan kuitansi kosong dari rumah makan serta penyedia jasa di salah satu ruangan Sekretariat KPU Kotim.

Pada Senin (20/1), Kejati Kalimantan Tengah juga telah memeriksa pejabat dan mantan pejabat Kabupaten Kotawaringin Timur serta pihak swasta.

Pada Kamis (22/1), Kejati Kalimantan Tengah juga telah memeriksa Ketua KPU Kotim Muhammad Rifqi, terkait dugaan penyelewengan dana hibah pelaksanaan Pilkada Kotim pada tahun anggaran 2023–2024. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan
RATUSAN WARGA KALTENG Diduga Tertipu Arisan, Kerugian Capai Rp 4 Miliar
SATU KRU Helikopter “Water Bombing” Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Meninggal, Dua Luka-luka
RESIDIVIS Bobol Minimarket di Benua Anyar, Gasak Uang ,5 Juta
TIM PENYELAM Evakuasi Satu Jenazah Kru Helikopter Mi-17, Langsung Diterbangkan ke Jakarta
BANDAR SABU Berusaha Tikam Polisi Berakhir Ditembak
KOMPLOTAN BERSENPI Menjarah Sawit Milik PT PSA Rampa Estate Diringkus Polres Kotabaru
KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus

Berita Terkait

Senin, 9 November 2026 - 01:07

HAJI ISAM Masuk Bayan Resources, Kuasai 30,25 Persen Saham

Minggu, 8 November 2026 - 22:53

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1

Minggu, 8 November 2026 - 22:38

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 November 2026 - 22:25

RATUSAN WARGA KALTENG Diduga Tertipu Arisan, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Minggu, 8 November 2026 - 19:56

BNPB: PENANGANAN KARHUTLA Berlanjut dengan Perketat Aspek Keselamatan

Minggu, 8 November 2026 - 19:47

KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian

Minggu, 8 November 2026 - 19:20

GAZA: BANJIR RENDAM 70.000 Tenda, Pengungsi tak Bisa Berlindung

Minggu, 8 November 2026 - 16:07

HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terbaru

Orang utan di Nyaru Menteng, Palangka Raya. (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Kalteng

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 Nov 2026 - 22:38