LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 22:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan membasahi wilayah Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-MC Kominfo Banjarbaru)

Hujan membasahi wilayah Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-MC Kominfo Banjarbaru)

SuarIndonesia — Hujan dengan intensitas sedang hingga deras mengguyur Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan setelah berbulan-bulan dilanda kemarau panjang dan kepungan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hujan yang berlangsung sekitar 10 menit itu mengguyur sejumlah kawasan, termasuk ruas Jalan A Yani, sekaligus menjadi hujan pertama yang dirasakan masyarakat setempat selama periode kemarau panjang.

Camat Liang Anggang Lia Astuti di Banjarbaru, Rabu (9/9/2026), mengatakan hujan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat karena selain membasahi lahan yang mengering, juga diharapkan membantu mengurangi ancaman karhutla dan memperbaiki kualitas udara.

“Turun hujan ini tentu menjadi angin segar dan harapan besar bagi kita semua dalam upaya menekan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta mengurangi pekatnya asap,” ucap Lia.

Menurut dia, air hujan dapat membantu membasahi kembali kawasan yang sebelumnya kering dan rawan terbakar sehingga kondisi lingkungan menjadi lebih lembap dan potensi munculnya kebakaran baru dapat ditekan.

Guyuran hujan juga diharapkan membersihkan udara dari partikel asap yang sebelumnya mengganggu masyarakat, terutama di kawasan yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

“Semoga curahan air hujan ini dapat membantu memadamkan titik-titik panas, menyegarkan kembali kualitas udara serta membawa keberkahan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat Kecamatan Liang Anggang,” ujar Lia, dilansir dari Antara.

Turunnya hujan menjadi momentum untuk memperkuat penanganan karhutla setelah pemerintah melakukan berbagai langkah, termasuk modifikasi cuaca untuk meningkatkan peluang turunnya hujan di wilayah yang membutuhkan.

Baca Juga :   POLDA KALSEL Uji Coba Cairan Pemadam Berbahan Minyak Nabati

Namun, ucapnya, hujan singkat tersebut belum menjadi alasan untuk mengurangi kewaspadaan karena kondisi kemarau masih berpotensi menimbulkan titik api apabila lahan kembali mengering.

Lia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum turunnya hujan dengan tetap menjaga lingkungan, menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi karhutla.

“Mari tetap jaga kewaspadaan dan bersama-sama merawat lingkungan kita agar tetap aman dan kondusif,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca