TANAM JAGUNG Kuartal IV, Polda Kalsel Berkontribusi Ketahanan Pangan Nasional

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 23:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali menggerakkan program ketahanan pangan dengan menanam jagung di lahan rawa seluas 16 hektar.

Kegiatan tanam perdana kuartal IV dipusatkan di Lahan Ketahanan Pangan Polda Kalsel, Jalan Gubernur Syarkawi KM 17, Kabupaten Banjar, pada Rabu (8/10/2025).

Kegiatan merupakan bagian dari instruksi Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. kepada seluruh jajaran untuk aktif berkontribusi dalam ketahanan pangan nasional. Penanaman jagung di lahan marginal seperti rawa ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lahan yang kurang produktif.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan ini semua mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Pusat, Kapolri.”Ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan Forkopimda Kalsel agar produksi jagung kita terus bertambah terutama di kuartal IV,” ucapnya.

Di kuartal IV ini, seiring dengan penambahan lahan jagung di Kalimantan Selatan, diharapkan hasil panennya dua kali lipat dari Kuartal sebelumnya.

Ucapan terimakasih pun disampaikan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha kepada Gubernur Kalsel dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel yang telah memberikan bantuan berupa Corn Combine.

“Tentunya sejalan dengan bertambahnya lahan dan produksi jagung di Kalimantan Selatan, ini sangat diperlukan untuk percepatan proses penanaman dan pemanenan,” tutur Kapolda Kalsel.

Selain Corn Combine, Polda Kalsel juga mendapat bantuan berupa 2 unit Traktor, yang tentunya alat ini akan kita dorong ke para petani yang membutuhkan alat ini diseluruh wilayah Kalsel.

Baca Juga :   BANK KALSEL Tunjukkan Kepedulian Spiritual di Harjad ke-499 Banjarmasin

Kedepannya, Polda Kalsel kembali akan melakukan pemanenan seluas 70 hektar di wilayah Sungai Danau, Kabupaten Tanah Bumbu. Dan tentunya bantuan 2 unit Corn Combine dari Gubernur Kalsel akan digunakan untuk pemanenan tersebut.

“Saat ini pengepul dan tengkulak jagung, sudah membeli hasil produksi jagung dari para petani dengan harga yang tinggi diatas 3.800 dengan kadar air diatas 25%,” ucapnya.

Kapolda menjelaskan bahwa, pihaknya berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalsel dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melakukan penelitian terhadap batu korea, dan dari unsur-unsur yang ada pada dalam batu tersebut dapat dimodifikasi dan dibuat menjadi Biomassa Teraktivasi.

Tentunya, hal itu dapat mempercepat naiknya pH tanah ini, selain itu dapat mempermurah dibandingkan treatment menggunakan Dolomit ataupun kotoran ayam.

Sementara itu, Gubernur Kalsel H. Muhidin mengatakan dalam zoom meeting bersama Wakil Presiden RI, Menteri Pertanian, dan Kapolri, Provinsi Kalimantan Selatan menjadi acuan karena wilayah ini berhasil merubah lahan basah atau lahan rawa menjadi lahan produktif penanaman jagung.

“Kalimantan Selatan adalah satu-satunya wilayah di Indonesia yang membuat lahan rawa menjadi lahan produktif untuk ditanami jagung,” terangnya.

Gubernur juga menyampaikan Pemerintah Provinsi Kalsel mendukung penuh kegiatan Polda Kalsel, apapun yang diperlukan seperti alat Corn Combine untuk panen jagung. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
SEMBILAN WNI Korban Penahanan Israel Kembali ke Tanah Air
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca