TAEKWONDO Internasional 2025: Diikuti 920 Atlet dari Empat Negara

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taekwondoin DJA Bekangdam Elia Shallom (kanan) melakukan tendangan ke arah taekwondoin Manakara M Ilham (kiri) dalam kualifikasi Kyorugi kelas Junior under 45 kilogram Kejuaraan Taekwondo Internasional 2025 di GOR Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (17/7/2025). Kejuaraan taekwondo bertajuk 2nd East Borneo International Championship 2025 diikuti oleh 920 atlet dari 15 provinsi hingga Malaysia, Filipina, dan Korea Selatan. (Antara Kaltim/M Risyal Hidayat)

Taekwondoin DJA Bekangdam Elia Shallom (kanan) melakukan tendangan ke arah taekwondoin Manakara M Ilham (kiri) dalam kualifikasi Kyorugi kelas Junior under 45 kilogram Kejuaraan Taekwondo Internasional 2025 di GOR Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (17/7/2025). Kejuaraan taekwondo bertajuk 2nd East Borneo International Championship 2025 diikuti oleh 920 atlet dari 15 provinsi hingga Malaysia, Filipina, dan Korea Selatan. (Antara Kaltim/M Risyal Hidayat)

SuarIndonesia — Sebanyak 920 atlet dari empat negara yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Korea Selatan, mengikuti kejuaraan International Taekwondo Championship pada 17-20 Juli 2025 yang dipercayakan kepada Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai tuan rumah.

“Sebanyak 920 atlet yang mengikuti kejuaraan ini berasal dari 58 dojang (klub) dari seluruh Indonesia ditambah dengan tiga negara,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Taerkwondo Indonesia (PBTI) Letnan Jenderal Richard Tampubolon saat membuka kejuaraan ini di Samarinda, Kamis (17/7/2025).

Ia memberi apresiasi tinggi kepada Pengurus PBTI Provinsi Kaltim karena menyiapkan kejuaraan untuk kategori kadet dan junior ini secara serius, sehingga mulai proses kedatangan para atlet dari 15 provinsi di Indonesia dan dari tiga negara, hingga pembukaan ini berjalan sukses.

Richard pun mengajak semua panitia dan pihak terkait untuk terus memperkuat komunikasi agar giat internasional ini sukses sampai acara berakhir dan mengantarkan para atlet menuju daerah maupun ke negara masing-masing.

Kejuaraan ini , katanya, dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat kegiatan taekwondo bagi negara-negara sahabat, terlebih bagi negara yang kali ini turut mengikuti kejuaraan ini.

“Taekwondo ini bukan sekadar kejuaraan untuk memperoleh yang terbaik, namun juga sebagai ajang pembinaan sisik dan mental, pembangunan karakter, dan sebagai ruang persahabatan lintas negara,” kata Richard, dilansir dari ANTARANews.

Sementara Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada jajaran TNI, terutama Korem/091 Samarinda beserta jajaran yang membantu memperlancar acara ini sehingga berlangsung aman dan lancar.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

“Kejuaraan bela diri seperti taekwondo, bukan hanya mengandalkan kekuatan fisik, tapi juga tentang kedisiplinan, sportivitas, keberanian, dan pengendalian diri dalam membangun generasi unggul untuk mewujudkan generasi emas,” kata Rudy.

Atas nama pribadi dan atas nama warga Kaltim, ia mengaku bangga atas kepercayaan PBTI menjadikan Kaltim sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan internasional tersebut.

“Kaltim sangat bangga dengan adanya kejuaraan ini. Kepercayaan ini tentu menjadi barometer terhadap pembinaan dan pengembangan atlet muda di kawasan timur Indonesia. Ini juga menjadi tanda bahwa Kaltim telah menjadi magnet olahraga berkualitas, bukan hanya bertaraf nasional, tapi juga internasional,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan
OIKN: Diduga Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran di Bukit Tengkorak
11 ORANG UTAN Dipantau Pasca-Evakuasi Akibat Karhutla
KEMENHAM Dorong Penanganan Karhutla Berkeadilan bagi Warga
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang
JEPANG Kerahkan Kapal dan Helikopter Bantu Tangani Karhutla di Indonesia
BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:55

KARHUTLA KALTENG: Sumber Api Satu Korporasi Diselidiki

Rabu, 9 September 2026 - 16:37

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:47

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Berita Terbaru

Ekonomi

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca