SuarIndonesia — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Malinau sejak Kamis (11/7), menyebabkan air Sungai Mentarang meluap dan merendam pemukiman warga di sejumlah kecamatan.
“Ketinggian air sungai terus naik sejak Kamis (11/7/2024) dini hari,” kata Kepala Desa Paking, Nanding Dawat, di Malinau, dikutip dari AntaraNews, Jumat (12/7/2024).
Hingga Jumat (12/7/2024) ini, ketinggian air sudah menutupi akses jalan kecamatan dan desa di kawasan Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang. Kolong rumah warga setempat juga tergenang dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter.
Air juga menggenangi permukiman warga dan menutupi sejumlah ruas jalan di Desa Taras, Kecamatan Malinau Barat. Termasuk menutupi akses jalan menuju Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kaltara yang berlokasi di desa tersebut.
Di Kecamatan Malinau Kota, yang menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian Kabupaten Malinau juga tak luput dari banjir. Sejumlah titik di daerah Malinau Kota tergenang dengan ketinggian di bawah lutut anak-anak.
Kepala Desa Paking menyebutkan kondisi air masih terus naik, dan membuat khawatir masyarakat jika turun hujan.
Menanggapi situasi ini, Bupati Malinau Wempi W Mawa mengimbau seluruh warga Malinau, khususnya Kecamatan Mentarang tetap selalu waspada.
Ia juga sudah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk memantau ketinggian air secara berkala dan melakukan langkah-langkah penanganan dampak banjir jika diperlukan.
“Segera amankan barang berharga dan mencari tempat yang lebih aman jika diperlukan,” kata Bupati. [*/UT]
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















