SUNGAI GUSANG Jadi Tumpuan Kota Banjarmasin Tangkal Banjir Kiriman

- Penulis

Minggu, 19 Desember 2021 - 23:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Pemerintah Kota (Pemko) melalui Bidang Sungai, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin saat ini tengah mempersiapkan diri menghadapi ancaman banjir kiriman.

Kepala Bidang (Kabid) Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Hizbul Wathoni mengaku, persiapan tersebut berupa melakukan normalisasi fungsi sungai yang berdampingan dengan daerah Kabupaten Banjar. Yakni Sungai Gusang.

Sungai yang jadi batas wilayah antar dua daerah itu diharapkan bisa menampung debit air tambahan yang berasal dari kiriman banjir di wilayah tetangga, khususnya dari Kabupaten Banjar.

“Karena kami sudah mempersiapkan Sungai Gusang untuk menangani genangan air di permukiman. Kalau toh terjadi banjir, kami berharap tidak separah awal Januari tadi,” ucapnya melalui sambungan telepon, Minggu (19/12/2021).

Bukan tanpa alasan, mengingat di awal tahun tadi, banjir besar melanda Kota Banjarmasin. Yang paling terdampak, adalah kawasan Banjarmasin Timur.

Baca Juga :

KORBAN BANJIR Aluh-Aluh Diberikan Bantuan dari CSR dan UPZ Bank Kalsel

Selain dipicu curah hujan tinggi, Kota Banjarmasin juga terdampak banjir kiriman dari hulu dan wilayah tetangga.

Thony menjelaskan, saat banjir melanda di awal 2021 tadi, diketahui air yang mengenang permukiman tak langsung menuju sungai. Setelah diusut, lantaran banyak sungai yang tak lagi berfungsi secara normal.

“Contoh Sungai Gusang. Yang semestinya bisa menahan banjir kiriman, malah justru tidak mampu menanganinya. Alhasil, selama banjir di Kabupaten Banjar belum surut, selama itu pula di tempat kita masih tergenang,” jelasnya.

Di sisi lain, Thony menuturkan, awalnya Sungai Gusang itu memang tak nampak. Hanya ada aliran air. Namun kini, keadaannya sudah berubah.

Baca Juga :

PENYAKIT Gatal-gatal dan Hipertensi Serang Warga Terdampak Banjir

Sungai sepanjang 1,2 kilometer itu kini memiliki lebar lima meter. Dengan kedalaman hampir 2 meter.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

“Setelah Sungai Gusang akan ada lagi yang kami keruk. Satu di antaranya, sungai di kawasan Smpang Limau. Tahun depan akan dilakukan pengerukannya,” ungkapnya.

Dengan sudah dikeruknya Sungai Gusang, ia melanjutkan, air yang menggenang di permukiman diharapkan bisa langsung turun, dan langsung terdistribusikan ke Sungai Gusang diteruskan ke Sungai Lulut dan Sungai Martapura.

“Tidak menetap lama di kawasan permukiman,” pungkasnya.

Di sisi lain, bulan Desember ini, cuaca buruk kembali menghantui Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini. Disusul sejumlah kawasan di Kabupaten Banjar yang saat ini diketahui sudah dilanda banjir, seperti misalnya kawasan Pengaron.

Di sisi lain, Bidang Sungai di Dinas PUPR Kota Banjarmasin, memprediksi bahwa bakal ada kenaikan air sungai di Kota Banjarmasin. Puncaknya terjadi pada sekitar tanggal 2 hingga 10 Januari 2022.

Disinggung apakah saat ini terjadi kenaikan air? Khususnya di Sungai Lulut maupun Sungai Martapura? Terkait hal itu Thony menyebut bahwa saat ini tak ada kenaikan. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca