PENYAKIT Gatal-gatal dan Hipertensi Serang Warga Terdampak Banjir

- Penulis

Selasa, 14 Desember 2021 - 23:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin saat ini tengah sibuk menangani dua jenis penyakit yang mayoritas diderita warga Kota Seribu Sungai ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, kedua jenis penyakit tersebut rata-rata dialami oleh warga yang terdampak banjir rob.

Menurutnya, keluhan dermatitis atau penyakit kulit yang dialami warga tersebut termasuk dalam 10 penyakit terbanyak akibat banjir rob yang belakangan melanda Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini.

“Yang kami temukan banyak warga mengalami kutu air (gatal di bagian sela jari kaki). Ini menempati urutan pertama yang dialami warga akibat banjir rob belakabgan ini,” ucapnya saat ditemui awak media di halaman kantornya, Selasa (14/12/2021).

Kemudian, ia melanjutkan, posisi kedua ada penyakit hipertensi atau darah tinggi yang jumlahnya semakin tinggi akibat terjangan banjir rob kali ini.

Baca Juga :

RUSAK 44 Jalan di Banjarmasin Akibat Banjir Rob

Dijelaskannya, hipertensi ini sebelumnya memang menjadi urutan nomor satu di Banjarmasin. Tapi setelah banjir rob melanda, penyakit kulit berupa kutu air menjadi yang paling banyak

“Penyakit pola hidup (hipertensi) ini memang ada banjir atau tidak. Namun kondisi rumah yang didiaminya terendam banjir semakin menambah tingkat stres yang dialami warga. Hal itulah menjadi pemicu penyakit darah tinggi ini,” jelasnya.

Selain dua penyakit itu, ia membeberkan, di peringkat tiga ada penyakit diare dan ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas) yang juga menjadi keluhan warga.

Baca Juga :   SERU ! Pelatihan Public Speaking Peningkatan Kapasitas Mahasiswa UNISKA MAB

Lantas apa langkah Dinkes dalam menanggulangi penyakit akibat banjir rob ini?

 

PENYAKIT Gatal-gatal dan Hipertensi Serang Warga Terdampak Banjir (2)

 

Terkait hal itu, mantan Wakil Direktur (Wadir) Bidang Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum Kalsel itu mengklaim bahwa pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi bersama petugas kesehatan yang ada di setiap wilayah Banjarmasin untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi banjir rob kali ini.

“Nanti kita akan membangun pos-pos pelayanan kesehatan di beberapa titik terdampak banjir, termasuk juga menginventarisir logistik apa saja yang diperlukan,” ujarnya.

Namun, ia menilai kondisi banjir rob kali ini bakal menyita energi lebih para tenaga kesehatan dalam menjalankan tugasnya sebagai pemberi layanan kesehatan bagi warga Banjarmasin.

“Banjir ini menyita energi kita untuk bisa mendatangi pasien ke rumah-rumah. Sehingga tentu harus berbeda dengan pemberian layanan kesehatan yang terpusat di Puskesmas,” pungkasnya.

Saat ditanya apakah ada ditemukan penyakit lain seperti malaria dan demam berdarah (DBD), Machli mengaku bahwa selama banjir rob terjadi pihaknya belum menemukan kasus penyakit akibat gigitan nyamuk tersebut.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya
PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter
MELEDAK Jaringan Listirk di Jalan Kuripan Banjarmasin
PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru
TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah
ARWANA RED BANJAR ‘Si Mata Juling’ yang Harganya Terjangkau
LANGKAH PSIS Semarang Dihentikan Barito Putera, Raih Tiga Poin
BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Senin, 6 April 2026 - 21:01

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 April 2026 - 20:25

PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026

Senin, 6 April 2026 - 18:10

PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Berita Terbaru

Buron pemasok sabu-sabu Andre Fernando alias Charlie alias

Hukum

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Selasa, 7 Apr 2026 - 00:22

Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) saat diwawancarai di Samarinda, Senin (6/4/2026). (Antara/A Rifandi)

Kaltim

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 Apr 2026 - 21:01

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca