SuarIndonesia – Generasi muda, khususnya mahasiswa yang bergerak di bidang ekonomi dan bisnis Islam, didorong untuk mengambil peran utama dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Seruan disampaikan Firman Yusi, S.P., Anggota Komisi II dan Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kalsel, saat menjadi narasumber kunci dalam Forum Nasional Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam (MEBI Summit 2025).
Ini digelar Senat Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Antasari Banjarmasin, Rabu (29/10/2025).
Mengusung tema “Peran Generasi Muda dalam Meneguhkan Ekonomi Bangsa Berlandaskan Spirit Sumpah Pemuda.”
Dalam presentasinya, Firman Yusi menyoroti bahwa mahasiswa FEBI memiliki posisi yang sangat strategis untuk menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi nasional yang kuat, mandiri, dan berdaya saing, terutama dalam konteks ekonomi syariah.
Dirinya menyampaikan beberapa langkah penting yang relevan dengan latar belakang keilmuan mahasiswa dengan memberikan peningkatkan Inovasi dan kreativitas ekonomi Syariah, mendorong kewirausahaan berbasis moral,mengadvokasi kebijakan Pro-Rakyat, membangun kolaborasi sektor menjalin jejaring dengan pemerintah, swasta, dan komunitas untuk memperkuat struktur ekonomi, khususnya ekonomi kerakyatan dan syariah.
”Dengan semangat persatuan dan kesatuan ala Sumpah Pemuda, mahasiswa ekonomi dan bisnis Islam dapat menjadi agen perubahan yang berintegritas untuk meneguhkan ekonomi bangsa agar lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing di tengah tantangan global,” tegas Firman Yusi.
Dirinya juga menekankan bahwa semangat Sumpah Pemuda adalah manifestasi dari wawasan kebangsaan yang berkualitas, fondasi penting bagi setiap pemuda yang ingin membangun ekonomi nasional.
Persatuan dalam satu tanah air, bangsa, dan bahasa harus menjadi landasan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi.
Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa FEBI UIN Antasari, Muhammad Aulia, menyampaikan rasa terima kasih atas motivasi dan wawasan yang diberikan, khususnya penekanan pada peran strategis mereka.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Firman Yusi yang telah memberikan semangat dan inspirasi bagi generasi muda untuk berintegritas dan berdaya saing, khususnya dalam memajukan sektor ekonomi syariah di era global,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat nasionalisme dan kemandirian ekonomi berbasis nilai-nilai Islam di kalangan mahasiswa, sebagai wujud pengamalan nyata Sumpah Pemuda dalam konteks pembangunan ekonomi masa kini. (*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















