SULTAN KHAIRUL SALEH ‘Badadapatan’ dengan Bubuhan Banjar Kepri dan Ziarah ke Makam Syekh Syihabuddin bin Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari

- Penulis

Rabu, 7 Juli 2021 - 01:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sultan H Khairul Saleh bersilaturrahim atau ‘badadapatan’ dengan Kerukunan Bubuhan Banjar (KKB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kota Tanjungp Pinang dan Kabupaten Bintan dan ziarah ke makam Syekh Syihabuddin bin Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Pulau Penyengat.(Foto/Ist)

SuarIndonesia – Kerukunan Bubuhan Banjar (KKB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kota Tanjungp Pinang dan Kabupaten Bintan akhirnya dapat bersilaturrahim dengan Sultan Banjar, Sultan H khairul Saleh Al Mu”thasim di Kota Tanjung Pinang, Kabupaten Bintan, Kepri, belum lama ini.

“Kami bersyukur kepada Allah dapat bertemu langsung dengan Paduka sultan. Ini sebuah anugerah karena kami dipertemukan Allah dengan Sultan kami yang merupakan pemangku adat orang Banjar di mana pun berada,” ungkap Fajrin Sihab, Wakil Ketua KBB Kepri.

Sultan H Khairul Saleh bersilaturrahim atau 'badadapatan' dengan Kerukunan Bubuhan Banjar (KKB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kota Tanjungp Pinang dan Kabupaten Bintan dan ziarah ke makam Syekh Syihabuddin bin Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Pulau Penyengat

“Kami terdiri dari pengurus KBB Provinsi Kepri, KBB Kota Tanjung Pinang, KBB Kabupaten Bintan, Laskar Banjar Dalas Hangit, Ormas Pangeran Antasari, Dewan Adat Dayak, tokoh agama, dosen, guru guru, pengusaha dan lain sebagainya,” tutur Fajrin.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan Paduka Sultan yang sudi kiranya telah meluangkan waktu untuk bertemu dengan kami dan menyambut hangat penuh kebahagian. Semoga ini bukan pertemuan yang terakhir, tapi ini adalah awal yang baik bagi kami Kerukunan Bubuhan Banjar Provinsi Kepri,” kata Fajrin.

Sultan H Khairul Saleh bersilaturrahim atau 'badadapatan' dengan Kerukunan Bubuhan Banjar (KKB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kota Tanjungp Pinang dan Kabupaten Bintan dan ziarah ke makam Syekh Syihabuddin bin Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Pulau Penyengat

Yang mencengangkan dari silaturrahim itu terungkap kalau orang Banjar yang tersebar di Kepri sekitar 40.000 jiwa. “Dengan bertemu Sultan, kami mendapatkan informasi berupa pencerahan terkait keberadaan suku Banjar yang ada di perantauan,” ujar Fajrin Sihab.

Sultan Khairul Saleh lantas mengingatkan agar orang Banjar di perantauan untuk tetap menjaga marwah agama Islam dan adat Banjar dan terus cangkal dalam berusaha dan menuntut ilmu.

Baca Juga :   INVESTASI di Kalsel Angka Rp 18,13 Triliun, Kotabaru -Tanah Bumbu dan Banjarmasin Penyubang Terbesar

Sultan juga berharap ke depan ada orang Banjar yang sukses dan terjun ke dunia politik.

Sultan juga mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada tuan rumah, Hamid Rizal yang telah memfasilitasi pertemuan dengan masyarakat Banjar di Kepri.

Pertemuan berlangsung di kediaman tokoh masyarakat Kepri Hamid Rizal mantan Bupati Natuna yang juga Ketua DPW PAN Kepri.

Usai silaturrahim dengan Kerukunan Bubuhan Banjar Kepri, Sultan H Khairul Saleh juga melakukan ziarah ke makam anak Datuk Kalampayan, yaitu Syekh Syihabuddin bin Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Pulau Penyengat.

Syekh Syihabuddin merupakan salah satu tokoh ulama kharismatik keturunan Banjar yang ada di Pulau Penyengat. Tahun 1258 H/1842 M, raja-raja Riau di Pulau Penyengat Indera Sakti minta kesediaan Syekh Syihabuddin menjadi guru di Kerajaan Riau-Lingga.

Syekh Syihabuddin juga adalah Mufti kerajaan Riau Lingga sekaligus gurunya para sultan Riau. Makam Syekh Syihabuddin bin Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari berada di lingkungan Masjid Raya Sultan Riau-Pulau Penyengat Tanjung Pinang.

Makam keramat ini sering diziarahi kaum muslimin di Sumatera utamanya warga yang masih berdarah Banjar. Area makam juga termasuk objek wisata religi yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling
BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca