STATUS 11 Guru Besar FH ULM Dicabut ?, Rektor : “Saya Belum Terima SK-nya”

- Penulis

Jumat, 26 Juli 2024 - 02:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILustrasi guru besar

ILustrasi guru besar

SuarIndonesia – Ada 11 Guru Besar Fakultas Hukum (FH) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin dicanut ?.

Soal ini, sudah mencuat ke permukaan.  Bahkan tentang pencabutan , ada pula tersampaikan Direktur SDM Kemendikbud, Lukman.

Ia mengatakan status guru besar yang disandang 11 dosen FH ULM sudah dicabut.
Namun, surat keputusan pencabutan jabatan guru besar, mereka tidak dibuka ke publik, demi menjaga nama baik keluarga dan lingkungannya.

“Jangan sampai karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Nah, semua kan ada mekanismenya.

Begitu ada pelanggaran, kita cabut SK-nya sesuai dengan sanksi yang memang berlaku,” kata Lukman di Jakarta, pada Selasa (9/7/2024).

Namun soal ini, Rektor ULM, Prof Ahmad Alim Bachri membantah.“Saya belum menerima SK pencopotan itu,” kata Rektor, ketika dikonfirmasi awak media, Kamis (25/7/2024).

Sebelumnya, pada Rabu (24/7/2024), bergiliran dari 1 guru besar FH ULM yang diduga melakukan pelanggaran integritas akademik serius, dipanggil Biro SDM Kemendikbudristek.

Tak hanya itu, Rektor ULM juga dipanggil Kemendikbudristek. Namun selain sebagai Rektor, Ahmad Alim menambahkan bahwa dirinya datang ke Kemendikbudristek atas kapasitas tim pemeriksa.

Sebelumnya, sudah dua kali menjalani pemeriksaan di Jakarta.
Sisi lain Rektor mengatakan, soal mekanisme pengajuan guru besar yang diusulkan para dosen FH ULM , seharusnya asesor turut bertanggung jawab dalam kapasitas pemberian titel guru besar itu.

Baca Juga :   KPK TERBITKAN Surat Penangkapan untuk Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Mereka (Asesor, red) yang melakukan verifikasi dan validasi.
ULM sifatnya hanya melengkapi syarat usulan calon guru besar. Seharusnya asesor juga diperiksa,” jelasnya.

Diketahui, ada dugaan maladministrasi pengajuan guru besar hukum ULM dengan menyeret nama Muhammad Hadin Muhjad.

Masalahnya, ada tanda tangan digital Ketua Senat ULM tersebut dalam surat rekomendasi pengajuan sejumlah guru besar ini.

Hadin sendiri mengaku sempat diperiksa tim Kemendikbudristek untuk dimintai klarifikasi terkait hal tersebut.

“Rekomendasi senat memang diperlukan dalam proses pengajuan gelar guru besar.
Saya disodorkan surat rekomendasi, tapi saya tidak mengetahui ada tanda tangan itu,” jelasnya.

Meski demikian sambung Wakil Rektor Bidang Akademik ULM, Iwan Aflanie 11 orang itu tetap melaksanakan hak dan kewajiban sebagai guru besar sekaligus dosen. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya
JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba
BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar
SENDI RAMADAN, Pembakar Mantan Istri Jalani Pemeriksaan Intensif
BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama
MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:10

ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41

4 TITIK PANAS Muncul, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla Meningkat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:17

TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:23

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:06

PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Berita Terbaru

Kedatangan jamaah haji Kloter 12 asal Hulu Sungai Selatan di asrama haji Debarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Minggu (21/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

HSS

JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba

Minggu, 21 Jun 2026 - 23:00

Bekantan. (Foto: detikcom/Pradita Utama)

Kalsel

BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar

Minggu, 21 Jun 2026 - 22:54

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca