SuarIndonesia – Sebanyak 14 personel Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) diberi penghargaan atas kinerja luar biasa dalam mengungkap 17 kasus tindak pidana narkoba.
Prestasi yang dicapai dalam kurun waktu Juli hingga Oktober 2025 ini diumumkan dalam upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, di Lapangan Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Selasa (28/10/2025).
Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis Ketua DPRD Kalsel Dr. (H.C.) H. Supian H.K., S.H. disaksikan Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik Pemprov Kalsel serta pejabat lainnya.
Dalam pengungkapan 17 kasus tersebut, personel yang tergabung dalam tim berhasil menyita barang bukti narkoba dalam jumlah yang sangat besar.
Barang bukti yang diamankan meliputi sabu-sebanyak 159 paket dengan berat bersih mencapai 126.160,87 gram (sekitar 126 kilogram).
Selain sabu, jajaran Ditresnarkoba juga mengamankan ekstasi sebanyak 80.358 butir dan serbuk ekstasi seberat 104,43 gram.
Penyitaan ini merupakan pukulan telak bagi peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polda Kalsel.
“Pencapaian ini merupakan bukti nyata semangat Sumpah Pemuda yang diimplementasikan dalam tugas pengabdian kepada negara,” kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, SIK., SH, MH.
“Di hari yang bersejarah ini, kita tidak hanya memperingati ikrar pemuda, tetapi juga menyaksikan bukti nyata semangat itu dalam memberantas kejahatan narkoba.
Prestasi 14 personel ini adalah wujud dari kerja keras, integritas, dan dedikasi yang patut diteladani,” ujarnya didmapingi Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi, SIK, MH.
Seentara Dirrektur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, SIK, MM. menambahkan bahwa pengungkapan merupakan hasil dari kerja cerdas dan analisis intensif yang dilakukan oleh tim selama beberapa bulan terakhir.
“Kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan dengan segala daya dan upaya.
Peredaran narkoba adalah musuh kita bersama yang dapat menghancurkan generasi muda,” tegasnya.
Keberhasilan diharapkan dapat menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kinerja kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, sekaligus menyelamatkan generasi muda Kalsel dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkotika. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















