SuarIndonesia – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Desy Oktavia Sari menjawab permasalahan yang terjadi di masyarakat saat ini.
Dimana nilai Pancasila mulai terkikis oleh arus globalisasi yang membawa ideologi dari luar.”Kita lakukan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila (Sosrev) pada masyarakat,” katanya. di Kabupaten Barito Kuala (Batola) pada Jum’at (18/10/2024).
Menurutnya, di era modern ini sangat perlu untuk mengaktualisasikan nilai Pancasila ke dalam kehidupan bermasyarakat agar Pancasila tetap relevan dalam fungsinya memberikan pedoman bagi masyarakat.
“Kami berharap semoga dengan diadakannya sosialisasi ini bisa memberikan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai ideologi pancasila dan masyarakat bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar wakil rakyat dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Sementara itu, Ketua Yayasan Uma Kandung, Hj. Rachmah Norlias sebagai narasumber yang menyampaikan materi terkait implementasi nilai-nilai Ideologi Pancasila di keseharian.
“Kalau zaman dulu kita ada Penataran P4 yang menjabarkan pengamalan dari Pancasila sebagai pedoman, dulu itu program wajib.
Sekarang sudah tidak ada lagi. Namun semakin kesini kita bisa lihat sendiri, tidak sedikit masyarakat Indonesia prilakunya tidak mencerminkan masyarakat yang berideologi Pancasila,” terang Rachmah.
Karena itu, lanjut Rachmah, saat ini pemerintah sedang berupaya menghidupkan kembali nilai ideologi Pancasila di masyarakat, salah satunya dengan giat Sosrev seperti yang dilakukan wakil rakyat.
“Harapannya materi dan contoh pengamalan Pancasila yang ia dan Desy telah disampaikan dapat memberikan pemahaman tentang betapa pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi untuk kehidupan bermasyarakat yang harmonis,” ujar Rahmah Norlias (*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















