IRAN Tolak Pengamanan Selat Hormuz

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selat Hormuz. (Foto: IDNFinancial.com)

Selat Hormuz. (Foto: IDNFinancial.com)

SuarIndonesia — Iran menolak pengamanan di Selat Hormuz yang dilakukan pasukan non-regional, kata Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali mengomentari gagasan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

“Kami menentang masuknya pasukan non-regional ke wilayah tersebut. Mereka hanya memperumit masalah regional dan tidak melakukan apa pun,” kata Jalali, sebagaimana dikutip Antaranews.com dari laman RIA Novosti, Jumat (13/3/2026).

Permusuhan saat ini di Timur Tengah bukanlah perang regional, tetapi dipaksakan dari luar, tambah duta besar tersebut.

Pada awal Maret, Macron mengatakan Prancis mengusulkan koalisi untuk menggabungkan kekuatan pasukan dan sumber daya guna memastikan keamanan pengiriman dengan kapal di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.

Dia menyatakan bahwa misi tersebut dapat memulai operasi setelah fase paling akut dari konflik atas Iran berakhir.

Pada 28 Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika di Timur Tengah.

Baca Juga :   CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Amerika dan Israel awalnya mengklaim serangan mereka itu diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran. Namun, mereka segera memperjelas bahwa serangan itu dilakukan karena mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur pada hari pertama operasi militer Amerika dan Israel itu.

Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan pembunuhan Khamenei itu sebagai tindak pelanggaran sinis terhadap hukum internasional. Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk operasi Amerika-Israel itu dan menyerukan segera dilakukan deeskalasi dan penghentian permusuhan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang
JEPANG Kerahkan Kapal dan Helikopter Bantu Tangani Karhutla di Indonesia
BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang
RACE MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin dan Bezzecchi
TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia
CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!
SUPORTER Spanyol Bahagia Timnya Juara Dunia 2026

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:36

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Kamis, 10 September 2026 - 21:58

DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca