Suarindonesia – Gara-gara teman menginjak tikar milik orang, malah Rifai (23), seorang pegawai Rumah Makan Bunda ini jadi saaran penganiayaan yang dilakukan lebih satu orang saat berada di kawasan Jalan Piere Tendean tepatnya di Siring Banjarmasin Tengah, Kamis dinihari (4/7), sekitar pukul 01.30 WITA.
Korban diketahui warga Kuala Kapuas (Kapuas) Kalimantan Tengah, bertempat tinggal di Jalan Pulau Laut tepatnya RM Bunda Banjarmasin Tengah.
Dirinya mengalami luka tusuk dibagian perut sebelah kanan akibat terkena senjata tajam (sajam) dan sudah dilakukan operasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.
Dimana kronologis kejadian berawal,korban bersama rekan kerjanya yaitu Indra dan Hendra, sedang jalan-jalan ke Jalan Piere Tendean Banjarmasin Tengah dengan maksud melihat Jukung Hias yang diadakan di perairan Sungai Martapura.
Saat jalan-jalan itulah salah satu teman menginjak ikar yang mau digulung oleh pemiliknya.
Kemudian Indra salah teman korban yang menginjak tikar tersebut dan pelaku sempat menangkap Indra hingga mengangkatnya seperti orang mengancam.
Akan tetapi Indra sempat mengeluarkan kata maaf tak sengaja menginjak tikar, lalu pria tersebut melepaskan tangannya dan menyuruh Indra pergi dari hadapannya.
Baru beberapa tapak jalan ada seorang pria yang saat itu berada dibelakangnya mengeluarkan kata-kata :tunggu saya mengambil sajam perlu kita beri pelajaran”.
Sialnya korban, korban yang tak tahu cerita dari pemasalahan langsung ditikam, sedangkan Indra dan Hendra kabur meninggalkan korban.
Beruntung korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Islam Banjarmasin, guna mendapatkan pertolongan pertama dan dirujuk kembali ke RSUD Ulin Banjarmasin,”Sampai sekarang sudah dilakukan operasi. “ucap Indra kepada temannya Dani saat itu
Sekarang kata Indra dilaporkan kasus penganiayaan ke Mapolsekta Banjarmasin Tengah.
“,Kami juga berharap kepada anggota kepolisian untuk segera menangkap para pelaku penganiayaan tersebut,” ujarnya.
Kapolsekta Banjarmasin Tengah, AKP Irwan Kurniadi SIK, saat dikonfirmasi membenarkan adanya korban penganiayaan dan pelaku masih dalam pengejaran oleh anggota. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















