SINGKAWANG Kembangkan Agro-Eduwisata Sawah Nyarumkop

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 20:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Agro-eduwisata Sawah Nyarumkop di Singkawang, Kalbar. (ANTARA/Narwati)

Kawasan Agro-eduwisata Sawah Nyarumkop di Singkawang, Kalbar. (ANTARA/Narwati)

SuarIndonesia — Pemerintah Kota Singkawang, Kabar melalui kolaborasi lintas sektor menghadirkan kawasan wisata baru bernuansa edukatif bertajuk Agro-eduwisata Sawah Nyarumkop di Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur.

Wakil Wali Kota Singkawang, Kamis (9/10/2025), Muhammadin menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan dalam pengembangan kawasan wisata berbasis pertanian tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan yang telah berupaya menghadirkan destinasi wisata edukatif seperti ini,” ujarnya.

Ia menilai, keberadaan Agro-eduwisata Sawah Nyarumkop tidak hanya menjadi tempat rekreasi, namun juga sarana pembelajaran bagi masyarakat dan pelajar mengenai dunia pertanian serta pelestarian lingkungan.

“Lewat wisata edukasi ini, masyarakat dapat belajar banyak hal tentang pertanian, memahami cara bertani yang baik, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.

Pemerintah Kota Singkawang, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan kawasan tersebut, baik dari sisi infrastruktur, penerangan, maupun akses jalan agar dapat meningkatkan daya tarik wisata.

Dia ingin inovasi ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. Dan pemerintah siap memberikan dukungan, terutama dalam penguatan infrastruktur dan dorongan investasi.

Muhammadin juga berharap, kehadiran Agro-eduwisata Sawah Nyarumkop menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam membangun sektor pariwisata berkelanjutan di Singkawang.

“Ke depan, kami berharap setiap kecamatan memiliki inovasi wisata seperti ini, yang tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga memberikan nilai edukasi serta membuka peluang ekonomi baru bagi warga,” ujar Muhammadin dikutip dari AntaraNews.

Sementara itu, Lurah Nyarumkop, Mahmudi Febrianto, menjelaskan bahwa pengembangan kawasan Agro-eduwisata tersebut melibatkan berbagai sektor seperti pertanian, peternakan, dan perikanan. Hal itu dilakukan agar kawasan dapat menjadi destinasi wisata terpadu yang menarik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :   BANK KALSEL Tunjukkan Kepedulian Spiritual di Harjad ke-499 Banjarmasin

“Kami membangun kawasan ini dengan melibatkan semua pihak-pemerintah, masyarakat, dan pelaku wisata-agar potensi yang ada bisa berkembang menjadi satu objek wisata edukatif yang unggul,” ujarnya.

Mahmudi menambahkan, meskipun kawasan tersebut belum beroperasi penuh, berbagai persiapan terus dilakukan secara bertahap.

Pihaknya menargetkan dalam waktu tiga hingga empat bulan ke depan, kawasan itu dapat beroperasi secara profesional dan berkelanjutan.

“Sekarang memang belum berjalan maksimal, namun kami terus melakukan pembenahan. Target kami, dalam beberapa bulan ke depan Agro-eduwisata Sawah Nyarumkop sudah dapat beroperasi secara optimal,” ujarnya.

Kehadiran kawasan Agro-eduwisata Sawah Nyarumkop diharapkan dapat menjadi destinasi wisata unggulan baru di Singkawang Timur, sekaligus mendukung penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026
SAMPAH LOW VALUE, Plastik Ciki Cikian jadi Bahan Bakar Pabrik Semen di Kalsel
FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
KONTROVERSI Pelibatan Babinsa dalam Mengawasi Kepatuhan Wajib Pajak Dikritik – ‘Bisa Menggerus Kepercayaan’
DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah
SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:31

PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek

Senin, 27 Juli 2026 - 22:10

PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN

Senin, 27 Juli 2026 - 20:32

GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:31

CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:16

SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:11

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:52

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Berita Terbaru

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) saat konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Jul 2026 - 19:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca