SIMULASI Pembukaan Pasar Terapung Diwarnai Catatan Minor

- Penulis

Rabu, 24 November 2021 - 00:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Dalam ujicoba atau simulasi pembukaan lokasi pariwisata di kawasan Pasar Terapung Siring Piere Tendean Banjarmasin terdapat catatan yang harus dibenahi dalam pelaksanaannya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin, Muhammad Ikhsan Alhak mengatakan, selama beberapa jam simulasi tersebut dijalankan, pihaknya mendapati pentingnya keberadaan kursi di kawasan tersebut.

Karena itu, pihaknya mengaku bakal menyediakan bangku dan kursi di area yang dilokalisir, agar pengunjung tidak duduk lesehan di lantai siring saat simulasi di minggu kedua.

“Insya Allah akan kita letakkan kursi taman di sana agar supaya pengunjung bisa duduk santai. Tidak hanya sekadar nangkring di lantai,” ucapnya saat ditemui awak media belum lama tadi di salah satu hotel di Banjarmasin.

Selain itu, menurutnya lokasi fasilitas vaksinasi Covid-19 untuk pengunjung yang semula berada di dalam pagar rencananya bakal dipindah ke luar area simulasi.

Sehingga setiap orang yang belum bervaksin tapi ingin masuk area Pasar Terapung bisa menjalani vaksinasi terlebih dahulu sebelum masuk ke area simulasi.

“Sebelumnya lokasi vaksinasi itu ada di dalam pagar. Kemungkinan akan pindah ke luar agar setiap orang di dalam area Pasar Terapung dapat dipastikan sudah divaksin semua,” ucapnya.

Di samping itu, ia juga bakal menyediakan konter atau pedagang makanan dan minuman di dalam area simulasi.

“Tapi akan seleksi dulu guna memastikan kehigienisannya,” tekannya.

Lalu, terkait penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) pengunjung, Ikhsan mengklaim semuanya disiplin dan patuh menjalankan prokes.

Baca Juga :   BANDARA NUSANTARA jadi Daya Tarik Investor Tanam Modal di Penajam

Bahkan petugas yang ikut berjaga selama operasional juga kerap menegur pengunjung yang abai terhadap prokes.

“Keberadaan pagar yang dipasang sangat berguna untuk menskrining orang yang beraktivitas di area Pasar Terapung,” tandasnya.

Disinggung mengenai keluhan para pedagang Pasar Terapung yang menginginkan waktu operasional diperpanjang, Ikhsan menerangkan tampknya belum bisa, karena masih dalam tahap uji coba.

Begitu juga dengan keinginan pedagang yang menggelar dagangannya di dermaga, Ikhsan menyarankan agar tetap di jukung. Tujuannya agar tidak menghilangkan kekhasan Pasar Terapung.

“Kita juga sudah minta kepada acil Pasar Terapung agar minggu depan jangan terlalu banyak membawa dagangannya. Secukupnya saja. Karena masih uji coba ada pembatasan,” jelasnya.

Beberapa hal tersebut merupakan catatan minor yang didapati saat pelaksanaan simulasi pembukaan wisata di lokasi wisata andalan Kota Banjarmasin itu.

“Kita sudah lakukan evaluasi secara internal. Ada catatan positif, ada juga yang jadi catatan minor,” pungkasnya

Di sisi lain, ia mengaku bentuk pemagaran yang dilakukan selama uji coba operasional Pasar Terapung itu memberikan membawa dampak positif.

“Kebersihan lebih terjaga, tidak ada kasus pencurian atau pencopetan dan tidak terlihat semrawut. Total ada 2.050 pengunjung yang keluar masuk pada uji coba minggu pertama dari jam 05.30 – 10.00 pagi,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca