SIGAP Berau Berhasil Produksi Minyak dari Kelapa Dalam

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memperhatikan minyak goreng dari kelapa dalam yang diproduksi oleh pelaku UMKM Kampung Giring-Giring, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. (Dok Prokopim Berau)

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memperhatikan minyak goreng dari kelapa dalam yang diproduksi oleh pelaku UMKM Kampung Giring-Giring, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. (Dok Prokopim Berau)

SuarIndonesia — Program Aksi Inspiratif Warga untuk Perubahan (SIGAP) Sejahtera yang digelar Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, berhasil memproduksi minyak goreng dari kelapa dalam, sehingga proses hilirisasi ini mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal untuk kesejahteraan masyarakat.

“Melalui pendampingan program SIGAP Sejahtera Kabupaten Berau, masyarakat Kampung Giring-Giring, Kecamatan Biduk-Biduk, kini mulai melangkah maju dengan menerapkan strategi hilirisasi komoditas kelapa dalam,” kata Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Tanjung Redeb, Berau, Kaltim, Jumat (6/3/2026).

Upaya ini difokuskan pada pengolahan hasil panen menjadi produk turunan bernilai ekonomi lebih tinggi, sehingga hal ini mampu membantu menambah pendapatan bagi warga setempat.

Adapun produk yang dihasilkan selain minyak goreng, juga sabun batang.

Hasilnya, minyak kelapa sebagai solusi kebutuhan dapur rumah tangga yang lebih sehat dan hemat, sedangkan sabun batang yang memanfaatkan produk sampingan kelapa, menjadi barang bernilai jual di pasar UMKM sekaligus dimanfaatkan sendiri, sehingga dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga.

“Langkah ini tidak hanya dapat meningkatkan nilai tambah dari sebelumnya yang hanya dijual dalam bentuk butir kelapa, tetapi juga dapat membuka peluang usaha baru dan memperkuat perputaran ekonomi di tingkat kampung,” kata Bupati Sri, melansir dari AntaraNews.

Sebelumnya, saat melakukan kunjungan ke Giring-Giring, Kecamatan Biduk-Biduk, Bupati menyebut bahwa kecamatan itu menjadi salah satu wilayah di Berau yang memiliki potensi kelapa dalam melimpah.

Baca Juga :   JELANG LEBARAN 2026, Pemerintah Jamin Stok Pangan, BBM, dan LPG Aman

Hanya saja, katanya, selama ini hasil panen mayoritas masih dipasarkan dalam bentuk kelapa butiran, tanpa melalui proses pengolahan lanjutan yang mampu memberikan nilai tambah lebih besar bagi masyarakat.

Untuk itu, melalui pendampingan dalam program SIGAP Sejahtera, warga setempat mendapat pencerahan mulai dari pelatihan hingga pendampingan, sehingga kelapa dalam tersebut kemudian dilakukan hilirisasi.

“Hilirisasi komoditas kelapa dalam menjadi contoh nyata dalam penguatan ekonomi berbasis potensi lokal yang perlu terus dikembangkan. Namun, jangan puas, produk ini harus terus ditingkatkan agar mampu dipasarkan lebih luas,” tutur Sri.

Ia menyebut bahwa potensinya besar, produk hilirisasi pun sudah bagus, tetapi harus dipastikan kualitasnya terjaga.

Perlu juga dilakukan pengembangan seperti kemasannya yang menarik untuk melayani pasar lebih luas, termasuk legalitas harus dilengkapi agar bisa bersaing di pasar nasional, bahkan ke depan hingga pasar global.

Sementara, pemda siap memberikan dukungan agar produk turunan kelapa dari Kampung Giring-Giring dapat naik kelas, sehingga upaya meningkatkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat ketahanan ekonomi kampung secara berkelanjutan dapat terwujud.

“Program ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemda, pemerintah kampung, swasta, dan masyarakat dalam mendorong kemandirian kampung berbasis potensi lokal,” ujar Bupati. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITLANTAS Polda Kalsel Raih Penghargaan Kakorlantas atas Inovasi Samsat Mobile
GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!
MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor
HARI JADI ke -38 Barito Putera di Stadion 17 Mei, “Energy with Brave”
KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan
HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung
MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50
BANK KALSEL Relokasi KCP Sebelimbingan dan Buka Kantor Kas Baru di Kotabaru

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 00:15

DIGAGALKAN PASOKAN 6.726 Butir Ekstasi di Kalsel dari Jaringan Fredy Pratama

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 15:58

KASUS PROYEK di Disdik Banjarmasin Ternyata Total Anggaran 6,5 Miliar, Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 17 April 2026 - 15:25

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Kamis, 16 April 2026 - 21:52

TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Berita Terbaru

Kalsel

MEMBARA Rumah Hunian Sewa di Flamboyan Banjarmasin

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:06

Massa aksi 21 April tiba di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: detikKalimantan/Riani Rahayu)

Headline

GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!

Selasa, 21 Apr 2026 - 22:21

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca