PETANI Jagung Kobar Gagal Panen-Rugi Ratusan Juta

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahan kering di Kobar akibat el nino. (Foto: Istimewa)

Lahan kering di Kobar akibat el nino. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Petani jagung di Kalimantan Tengah terancam gagal panen akibat minimnya ketersediaan air. Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kobar sekaligus KTNA Provinsi Kalimantan Tengah, Syahrian, mengatakan laporan mengenai dampak kekeringan mulai diterima dari sejumlah wilayah.

“Petani hortikultura dan tanaman pangan sudah banyak yang mengeluh akibat kekeringan. Yang sudah banyak mengalami kerugian adalah petani jagung karena banyak yang gagal panen,” kata Syahrian, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, jagung merupakan salah satu komoditas yang cukup sensitif terhadap kondisi kekurangan air. Jika kekeringan berlangsung dalam waktu lama, pertumbuhan tanaman dapat terganggu dan produksi turun drastis.

“Bahkan, pada sejumlah lahan, tanaman yang telah dibudidayakan petani berpotensi tidak menghasilkan panen sama sekali,” katanya.

Syahrian menyebut, berdasarkan temuan sementara yang diketahuinya, sedikitnya 10 hektare lahan di dua lokasi telah terdampak. Angka tersebut diyakini belum menggambarkan keseluruhan kondisi di Kobar karena masih banyak lahan pertanian yang belum terdata.

“Yang saya temukan sekitar 10 hektare di dua tempat. Masih banyak lagi. Kalau diperkirakan bisa ratusan juta rupiah, bisa 20 kali itu kalau se-Kobar. Kalau se-Kalteng, tidak bisa dibayangkan,” ujar Syahrian, dilansir dari detikKalimantan.

Kerugian tersebut tidak hanya dihitung dari hasil panen yang hilang. Petani juga harus menanggung biaya produksi yang telah dikeluarkan sejak pengolahan lahan, pembelian benih, penanaman, pemupukan hingga perawatan tanaman.

Baca Juga :   GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan

Syahrian memperkirakan biaya produksi rata-rata mencapai sekitar Rp10 juta per hektare. Dengan demikian, ketika tanaman gagal panen, petani berpotensi kehilangan dua hal sekaligus, yakni hasil produksi dan modal usaha yang telah ditanamkan.

Syahrian mengingatkan petani agar mulai menyesuaikan pola tanam dengan kondisi cuaca dan ketersediaan sumber air. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Ancaman yang disebut sebagai ‘El Nino Godzilla’ tersebut menjadi alarm bagi seluruh pihak untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan suhu tinggi dan periode kering yang berkepanjangan,” ujarnya menegaskan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

S, TERSANGKA Penyebab 71 Hektare Lahan Terbakar Ditangkap
KOBAR Status Tanggap Darurat Karhutla Selama 14 Hari
DUKUNGAN Udara dalam Penanganan Karhutla
TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng
GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan
DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api
KEBAKARAN HEBAT di Kantor Gubernur Kalteng
KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:30

BARESKRIM Polri Ungkap Judol Modus Deposit Pulsa Rp890 Miliar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:22

RUU Perampasan Aset Masih Tunggu Masukan Bermakna Masyarakat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:02

PRESIDEN Prabowo: Teruskan Program MBG dengan Perbaikan dan Efisiensi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:31

PRESIDEN Prabowo Perintahkan PLN Segera Tutup PLTD

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:27

KAPOLRI Terpukau dengar Dongeng si Bocah asal Kalsel, Polda Juga Raih Penghargaan Juara II Nasional Lomba SPPG

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:22

DINILAI TERCEPAT di Indonesia DPRD-Pemprov Kalsel Sepakati KUA PPAS 2027-KUPA PPAS 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:46

PAMAN BIRIN : “Kita Harus Tetap Optimistis. Hilangkan Dendam dan Kedepankan Kebersamaan”

Berita Terbaru

Tim Brigade Karhutla UPTD KPHP Bongan bersama Regu MPA Kampung Deraya melaksanakan ground check dan pemadaman Karhutla di Kampung Lemper, Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, Selasa (11/8/2026). (Foto: HO-Dishut Kaltim)

Kaltim

OPTIMALKAN Posko Siaga untuk Antisipasi Karhutla

Jumat, 14 Agu 2026 - 22:48

Kapolres Tanah Bumbu AKBP Novy Adi Wibowo bersama Dirlantas, Kabid Humas dan Kepala Jasa Raharja Kalsel saat konferensi pers di gedung Safety Driving Center (SDC) Ditlantas Polda Kalsel di Banjarbaru, Jumat (14/8/2026). (Foto: Antara/Firman)

Hukum

KASUS Kecelakaan Maut Tanbu di SP3-kan

Jumat, 14 Agu 2026 - 22:42

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca