SIDAK di Ruang Kantor Pemprov Kalsel, Temukan Ada Kosong Pasca Libur Lebaran

- Penulis

Rabu, 9 April 2025 - 00:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sidak kehadiran pegawai di ruang kantor Pemprov Kalsel pasca libur lebaran, Selasa (8/4/2025).

Ini dilakukan Penjabat (Pj) Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin.

Ia  melakukan sidak kehadiran pegawai pasca dilaksanakan usai apel pagi, Selasa (8/4/2024) suasana di kawasan Kantor Gubernur Kalsel tampak berbeda.

Syarifuddin memerintahkan seluruh Kepala Biro dan Satuan Pol PP dan Damkar untuk menghitung jumlah ASN, PPPK dan Non ASN yang berhadir dan tidak berhadir.

“Kepada pimpinan masing-masing, coba dihitung jumlah karyawan yang berhadir dan tidak berhadir,” perintahnya.

Setelah dilakukan penghitungan, diketahui sejumlah ASN, PPPK dan Non ASN di lingkup Setdaprov Kalsel tidak berhadir pada hari pertama bekerja usai cuti bersama lebaran.

Syarifuddin menyampaikan arahan untuk disampaikan kepada seluruh karyawan, agar disiplin dan mematuhi aturan.

“Tadi sudah kita dengarkan bersama Core Values Pemprov Kalsel, dan sesuai dengan hal tersebut, kita mengharapkan semua dapat mematuhi aturan yang berlaku.

Namanya kita bekerja itu ada aturan yang harus diikuti oleh semuanya tanpa terkecuali,” sampainya.

Syarifuddin juga menyampaikan bahwa sesuai arahan Pak Gubernur, bekerja hanya untuk yang mau saja dan mengikuti aturan saja.

“Sesuai arahan Pak Gubernur bekerja ini untuk yang mau-mau saja, jangan dipaksa karena semua sudah dewasa.

Kita hendak semuanya mematuhi aturan yang ada di tempat kita, aturannya jelas hadir dan pulang jam berapa,” ujarnya.

Usai apel, Syarifuddin inilah menyidak beberapa SKPD.

Syarifuddin meninjau BPKAD, Bapenda, Disdik, hingga Diskominfo.

Di BPKAD, dirinya sempat menandatangani berkas penggajian ASN yang tertunda dan memastikan pencairannya bisa segera dilakukan.

Baca Juga :   PLN Palangka Raya Digeruduk Massa

“Alhamdulillah, berkat sidak ini kita bisa sekalian tanda tangan berkas pengajian ASN untuk bulan April,” terangnya.

Tidak semua yang ditemui berjalan mulus.

Di beberapa ruangan SKPD, Syarifuddin menemukan masih ada meja-meja kosong dan pegawai yang belum kembali dari cuti.

Dia langsung menanyakan absensi kepada petugas di tempat.

“Berapa yang hadir hari ini. Sudah masuk kerja?” tanyanya dengan tegas.

Sidak kemudian berlanjut ke Diskominfo.

Di sini, isu teknis muncul. Syarifuddin menemukan adanya laporan gangguan pada sistem absensi online berbasis sidik jari (fingerprint) di beberapa kantor.

“Saya jngin ke depannya semua SKPD terhubung langsung ke pusat jaringan di Diskominfo agar gangguan seperti ini bisa segera diatasi.

Perlu ada sosialisasi menyeluruh soal ini,” ucapnya.

Kunjungan tersebut bukan hanya menjadi ajang pengawasan, tapi juga momentum evaluasi dan pembenahan sistem birokrasi.

“Ke depan, semoga tak lagi menjadi alasan rendahnya kedisiplinan pegawai maupun gangguan teknis yang bisa diantisipasi sejak awal,” harapnya

“Kami ingin birokrasi yang lincah dan responsif. Mulai dari kehadiran pegawai hingga sistem pendukung kerja yang andal,” ucapnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga
SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal
KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern
PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi
AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia
27 RIBU Hektare Lahan di Kalsel Terbakar
KASUS BERDARAH Tewaskan Seorang Nelayan di Tembus Mantuil Terungkap, Tiga Pelaku Diringkus dan Ini Motifnya
GEGER TONGKAT BELATI di Kantor DPRD Kalsel, Seorang Pria Diperiksa Polisi

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00

KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:44

TIGA SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet dan Rotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

TEMBUS 4.055, ISPU Palangka Raya Paling Berbahaya se-Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:11

ENAM Pelajar Palangka Raya Paparkan Inovasi Penyaring Air Gambut ke DPD RI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:38

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca