SETELAH Menyerahkan Diri Tersangka Penganiaya Cucu Pemilik SKH Kalimantan Post, Dilakukan Mediasi di Mapolsek

Bagikan :
SETELAH Menyerahkan Diri Tersangka Penganiaya Cucu Pemilik SKH Kalimantan Post, Dilakukan Mediasi di Mapolsek

SuarIndonesia – Setelah menyerahkan diri dan diproses Kepolisian, IK (15) tersangka penganiaya VA (17) salah searang cucu pemilik Surat Kabar Harian (SKH) Kalimantan Post), kini mulai dilakukan upaya mediasi.

Dari keterangan, Kamis (18/11/2021), pihak keluarga IK melakukan mediasi kepihak keluarga VA, di Mapolsek Kertak Hanyar, yang berada di Jalan Ahmad Yani KM 7 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, Rabu (17/11/2021).

Mediasi di hadapan Kanit Reskrim Polsek Kertak Hanyar, Ipda Bambang Watno SH, Tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Banjar, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Martapura, Dinas Sosial Kabupaten Banjar, dan Pengacara keduabelah pihak.

Dikatakan Kapolsek Kertak Hanyar, Iptu Agung Kristanto SH MH melalui Kanit Reskrim, Ipda Bambang Watno SH,  mediasi akan dilakukan tiga tahap, ini yang dilakukan anggota Polsek hanya tahap pertama.

Baca Juga :

WAH..!! Ternyata si Kakek Pelaku Penganiaya Hingga Tewaskan Korban

Karena tak ada kesepakatan antara penganiaya dengan korban, maka berkas kasusnya akan segera di kirim ke Kejaksaan Negeri Martapura.

“Nanti disana keduanya akan dipertemukan untuk melakukan mediasi ke dua.

Kalau tidak ada kesepakatan maka akan dilanjutkan ke mediasi ke tiga saat berada di Pengadilan nanti, hal ini dilakukan supaya ada titik terang antara kedua belah pihak nantinya,” ujarnya.

Selain itu untuk kedua orang yang dikatakan ikut melakukan penyerangan ini akan terus dicari keberadaannya.

Untuk perjelasan lagi penyelidikan terkait keikutan mereka mengenai kasus penganiyaan ini.

Dari pemberitaan sebelumnya, peristiwa terjadi Jalan Ahmad Yani Km 10, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Minggu malam (31/10/2021).

Tersangka IK warga Banjarmasin Selatan, melalkukan penganiayaan terhadap korban VA warga Banjarmasin Tengah.

Kronologis, saat itu korban bersama temannya diperkirakan sebanyak delapan orang tengah duduk-duduk santai di sebuah ritel modern.

Tiba-tiba, datanglah seorang pria menggunakan mobil, dan menanyakan soal keberadaan temannya.

Namun, VA dan teman-temannya tak mengetahui keberadaannya. Kemudian pria itu pun berlalu.

Sebelum kejadian penusukan, ada seseorang menaiki motor matic yang terkesan memantau gerak gerik VA dan teman-temannya.

Baca Juga:

HASIL PEMERIKSAAN Tiga Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan di Video Viral

Tak lama berselang, pria itu kembali lagi, satu orang menggunakan sepeda motor, dan dua orang lainnya menggunakan mobil, langsung menyerang korban VA dan teman-temannya dengan senjata tajam (sajam).

Menghindari hal yang tak diinginkan, korban VA yang merupakan cucu dari pemilik SKH Kalimantan Post, HM Taufik Effendi, yang juga keponakan dari anggota Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, H Troy Satria Taufik, hendak melarikan diri.

Namun, bisa ditangkap oleh salah satu orang tak dikenal ini.

Korban VA lalu dirangkul pelaku, sambil menusukkan sajam di bagian perut sebelah kanan.

VA berhasil memberontak dan langsung lari ke arah gudang rokok yang tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Saya lari ke gudang rokok untuk meminta tolong dengan security di situ, tapi security itu juga tak berani mendekat karena melihat 3 orang itu membawa senjata tajam.

Salah seorang pria itu sempat mengeluarkan kata-kata “tunggu aku ya” ucap VA. (DO)

 85 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!