Suarindonesia – Seorang Legiun Veteran bernama Abdul Aziz (72), ketika melintas di kawasan Brigjen Hi Hasan Basri, tepatnya depan SMK Negeri 2 Banjarmasin Utara, Kamis (21/3), diduga motor dikendarainya jenis Scoppy tersengol truk dan terhempas ke aspal hingga tewas
Korban diketahui warga Liang Anggang Banjarbaru, naik speda motor Honda Scoppy Nomor Polisi (Nopol) DA 6412 ABJ, dan diduga disenggol sebuah mobil truk Nopol KH 8157 AV dikemudikan Abus Salam warga Jalan Kinibalu Banjarmasin Tengah.
Waktu itu korban ingin menuju ke arah luar kota, dan truk dari arah berlawanan. Kemungkinan arus padat dan truk serempet motor korban hingga terjatuh.
Saaat itu pengemudi truk tak tahu kalau ada kejadian dan sang sopir terus jalankan mobilnya.


Tiba-tiba saat berada di kawasan Jalan S Parman Banjarmasin Tengah, mobil truknya disuruh berhenti oleh masyarakat yang menggunakan sepeda motor.
Sopir truk langsung memakirkan mobilnya ke pinggir jalan. Setelah itu sejumlah anggota dari Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin, mengamankan Abus Salami dengan membawanya ke Mapolresta untuk dimintai keterangan.
Abus Salam sendiri menyangkal soal tabrakan yangi beredar di media sosial.
“Karena pas saya melintas dari arah luar menuju dalam kota, motor itu tiba-tiba jatuh sendiri dari arah sebaliknya, dan tak ada sama sekali mengenai truk saya,” ucapnya.
Memang waktu itu kayanya truk membawa angkutan dari Palangka Raya untuk dibawa ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Saat melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutnya, sepeda motor dalam kondisi sudah terhatuh hingga menabrak pot bunga.
Sedangkan istri korban bernama Nunur, mengatakan kalau suaminya merupakan Legiun Veteran.
Bahkan, pasca insiden kecelakaan maut yang menimpa suaminya itu, mengaku kalau dirinya tak menduga atas semua. Ia mendapat kabar dari seorang anggota relawan (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















