Seorang Legiun Veteran Pengendara Scoopy Tewas Diduga Disenggol Truk

- Penulis

Kamis, 21 Maret 2019 - 21:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Seorang Legiun Veteran bernama Abdul Aziz (72), ketika melintas di kawasan  Brigjen Hi Hasan Basri, tepatnya depan SMK Negeri 2 Banjarmasin Utara, Kamis (21/3), diduga motor dikendarainya jenis Scoppy tersengol truk dan terhempas ke aspal hingga tewas

Korban diketahui warga Liang Anggang Banjarbaru, naik speda motor Honda Scoppy Nomor Polisi (Nopol) DA 6412 ABJ, dan diduga disenggol sebuah mobil truk Nopol KH 8157 AV dikemudikan Abus Salam warga Jalan Kinibalu Banjarmasin Tengah.

Waktu itu korban ingin menuju ke arah luar kota, dan  truk dari arah berlawanan. Kemungkinan arus padat dan truk serempet motor korban hingga terjatuh.

Saaat itu pengemudi truk tak tahu kalau ada kejadian dan sang sopir terus jalankan mobilnya.

Tiba-tiba saat berada di kawasan Jalan S Parman Banjarmasin Tengah, mobil truknya  disuruh berhenti oleh masyarakat yang menggunakan sepeda motor.

Sopir truk langsung memakirkan mobilnya ke pinggir jalan. Setelah itu sejumlah anggota dari Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin,  mengamankan Abus Salami dengan membawanya ke Mapolresta untuk dimintai keterangan.

Abus Salam sendiri menyangkal soal tabrakan yangi beredar di media sosial.

Baca Juga :   MUSIM BARU Barito Putera Raih Prestasi, Ini Harapan Ketua DPRD Kalsel

“Karena pas saya melintas dari arah luar menuju dalam kota, motor itu tiba-tiba jatuh sendiri dari arah sebaliknya, dan tak ada sama sekali mengenai truk saya,” ucapnya.

Memang waktu itu kayanya truk membawa angkutan dari Palangka Raya untuk dibawa ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Saat melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutnya, sepeda motor dalam kondisi sudah terhatuh hingga menabrak pot bunga.

Sedangkan istri korban bernama Nunur, mengatakan kalau suaminya  merupakan Legiun Veteran.

Bahkan, pasca insiden kecelakaan maut yang menimpa suaminya itu, mengaku kalau dirinya tak menduga atas semua. Ia mendapat kabar dari seorang anggota relawan (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca