SEKOLAH MAN I Banjar Disambangi Bidang Intelijen Kejati Kalsel, Ini yang Dibahas

- Penulis

Selasa, 23 Januari 2024 - 22:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang terus digelorakan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalsel Dr Mukri SH.MH. Para nara sumber ketika di MAN I Banjar, Selasa (23/1/2024) (SuarIndonesia/Ist)

Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang terus digelorakan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalsel Dr Mukri SH.MH. Para nara sumber ketika di MAN I Banjar, Selasa (23/1/2024) (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Banjar, disambangi Seksi Penerangan Hukum Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel), Selasa (23/1/2024).

Yakni Agung Pamungkas, SH. MH, Koordinator pada bidang Intelijen Kejati didampingi Yuni Priyono SH.MH

Mereka berkaitan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang terus digelorakan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalsel Dr Mukri SH.MH.

JMS adalah program di mana Kejaksaan memberikan pengenalan dan pembinaan hukum sejak dini kepada kalangan siswa.

Kesempatan itu membahas “kenakalan remaja”, kenali hukum, jauhi hukuman. Topik dipilih karena dinilai banyak kenakalan remaja.

Mengingat bahwa masa remaja adalah masa transisi dari anak-anak ke dewasa, banyak remaja memiliki rasa ingin tahu dan ingin coba-coba yang besar.

“Namun, mereka tidak tahu apa yang menyebabkan mereka menjadi remaja yang nakal,” ucap Yuni Priyono.

Kenakalan remaja mencakup semua perilaku yang menyimpang dari standar masyarakat, pelanggaran status, atau pelanggaran hukum pidana.

Baca Juga :   POLDA KALSEL SITA 172,4 Kilogram Sabu dari Jaringan Antarprovinsi, Ada Termuat di Kemasan Teh China

Contoh sambung Agung Pamungkas, pelanggaran status termasuk kabur dari rumah, membolos sekolah, merokok, minum minuman keras, dan balap liar.

Selain itu, narasumber juga membahas hukum perkara tentang kenakalan remaja, seperti tawuran, bullying, dan lainnya.

Lewat kegiatan, Pimpinan Kejaati Kalsel harapkan dapat berfungsi sebagai tindakan pencegahan, mengurangi tingkat kejahatan terhadap anak-anak, terutama di usia remaja.

“Dengan memberikan pengetahuan hukum kepada anak-anak sehingga mereka dapat menghindari hukuman,” ucap Yuni Priyono. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru