SEKOLAH di Banjarmasin Takkan Dibuka Selama Masih Zona Merah

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2020 - 21:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan tahun ajaran baru dimulai pada Juli 2020. Dan secara berangsur Kemendikbud juga mulai memperbolehkan proses belajar mengajar dengan tatap muka, dalam artian sekolah mulai dibuka kembali.

Akan tetapi yang perlu dicatat daerah yang diperbolehkan menerapkanya harus berstatus zona hijau, alias bebas dari penularan CoVID – 19 atau virus corona. Selain itu juga harus disertai dengan persetujuan kepala daerah setempat.

Menanggapi hal itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina sependapat dengan aturan yang dikeluarkan Pemerintah Pusat tersebut.

Ibnu pun menegaskan, selama Banjarmasin masih berstatus zona merah, maka Pemerintah Kota (Pemko) tak akan membuka sekolah terlebih dahulu, dan tetap menerapkan pembelajaran jarak jauh.

“Panduannya cukup jelas, pak menteri menjelaskan di zona hijau yang boleh, kalau zona merah yak boleh. Jadi tetap dengan metode belajar di rumah. Saya kira Disdik juga akan mengikuti ketentuan itu. Karena secara keseluruhan kita ini zona merah sehingga tetap dilanjutkan belajar di rumah,” ujarnya, Selasa (16/06/2020).

Toh seandainya ke depan kondisi Banjarmasin membaik di mana kasus penularan sudah mulai bisa dikendalikan maka, wilayah yang sudah dinyatakan hijau baru boleh mempersiapkan pelaksanaannya. Itu pun harus dengan pengetatan protokol kesehatan guna menghindari hal yang tak diinginkan.

Baca Juga :   SEORANG PEMUDA Warga Gang Kembang Diamankan Polisi

“Kalau sudah melandai dan daerah-daerah tak ada penularan lagi yang zona hijau dipersiapkan, itu pun dengan pengetatan,” ucap Ibnu yang saat ini menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVID – 19 Banjarmasin.

Selain itu, menurutnya, pemko tak akan berani mengambil risiko dengan mengambil kebijakan yang bisa saja membahayakan keselamatan peserta didik.

“Itu yang saya kira harus kita ambil, sebab kita tak mungkin mengabaikan keselamatan anak-anak. Sebab lebih terjaga daripada mereka datang ke sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut, melihat kondisi saat ini, di mana temuan kasus meningkat setiap harinya, Ibnu pun berpendapat bahwa belajar mengajar dengan tatap muka itu tak akan bisa dilakukan dalam waktu dekat. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
KASUS PROYEK di Disdik Banjarmasin Ternyata Total Anggaran 6,5 Miliar, Segera Tetapkan Tersangka
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Sabtu, 18 April 2026 - 23:27

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Sabtu, 18 April 2026 - 17:58

DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Pekerja menyusun tabung gas LPG yang kosong untuk dimasukkan ke dalam kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Selasa (30/12/2025). (Dok Antara)

Bisnis

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca