Satpol PP Makin Galakkan Razia Warung Sakadup

- Penulis

Selasa, 14 Mei 2019 - 21:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Satuan Polisi Pamong Praja tersu menggalakkan razia warung sakadup dalam rangka menegakan Perda Ramadhan. Bahkan sampai Selasa (14/05/2019) sudah melakukan razia secara rutin sejak awal Ramadhan.

Satpol PP pun sudah kali kedua merazia kawasan Jalan Cendana, Banjarmasin Utara. Sayang mereka harus pulang dengan tangan kosong.

Karena tak satu pun petugas mendapati warung nasi di Jalan Cendana berjualan di siang bolong selama Ramadhan.

“Memang kita bergerak sesuai laporan masyarakat. Di sana (Jalan Cendana) tadi masih seperti kemarin. Ada indikasi buka. Tapi saat didatangi tertutup rapat,” ujar Kepala Bidang Penegakkan Satpol PP Banjarmasin, Mulyadi.

Meski begitu, dalam operasi penertiban hari pertama kemarin, satuan penegak Perda itu mendapati warga yang membungkus makanan di sana. Makanan yang dibeli pun disita.

Sementara, pengunjungnya mendapat peringatan keras dengan penyitaan KTP. Selain itu aparat juga mengendus adanya aktivitas masak-memasak.

Malah, sesuai laporan masyarakat, warung nasi di Jalan Cendana itu ada indikasi melayani warga pada siang hari selama Ramadhan, ungkap dia.

Razia sendiri dimulai pukul 10.00 WITA. Menyasar enam warung yang berada di penjuru Kota Seribu Sungai. Saat razia, petugas juga menemukan banyak makanan siap saji di dalam sebuah rumah makan. Tetapi pengelola berdalih belum menjualnya kepada pengunjung.

Bahkan di simpangan Jalan Sungai Bilu petugas menemukan rombong atau gerobak bubur. Juga, di pasar Teluk Dalam. Di sana kebanyakan pengelola mengaku masih memasak. Kemudian baru dijual sore.

Baca Juga :   RAPAT Banggar DPRD Kalsel Dihentikan, Serapan Anggaran Rendah

Hasil dari giat Ramadhan, aparat Satpol PP mengamankan pemilik rombong bubur di Jalan Sungai Bilu dan pengelola warung di Jalan Kinibalu. Menurut dia, personel Pol PP akan terus dikerahkan untuk menyisir tempat-tempat yang digunakan untuk memfasilitasi orang tidak berpuasa untuk makan di siang hari di warungnya.

Kemudian, jika yang sudah ditertibkan masih juga kedapatan, petugas bakal membawa semua barangnya untuk disidangkan.

Masalahnya, pelanggan Perda 4 tahun 2005 tentang Ramadhan dan dengan ancaman hukuman kurungan 3 bulan serta denda Rp50 juta.

Karena pemerintah daerah sudah melayangkan pemberitahuan ke pemilik dan pengelola rumah makan. Untuk tutup dari pagi hingga pukul 17.00 sore. Sementara untuk pasar Ramadhan bisa buka sejak pukul 16.00 sore.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:52

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:02

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca