Satpol Pergoki Pengujung Makan dan Minum Siang Hari di Pasar SA

Satpol Pergoki Pengujung Makan dan Minum Siang Hari di Pasar SA

Suarindonesia – Satpol PP Kota Banjarmasin kembali mempergoki pedagang menjual makanan dan minuman di siang hari di bulan Ramadhan. Karena itu para pedagang dan pembeli dipastikan terjaring Pol PP razia warung sakadup di wilayah Kota Banjarmasin, di Pasar Sentra Antasari, Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin, Rabu (15/5/2019) siang.

Para rombongan Satpol PP Kota Banjarmasin yang memergoki tim menyisir di beberapa warung makan yang terindikasi melanggar aturan, yakni buka pada Bulan Ramadhan mereka dipastikan langsung didata.

Bahkan para pedagang warung di kawasan pasar itu pun diperiksa. Namun Satpol PP tidak mendapati adanya warung buka. Hanya saja terlihat adanya orang yang berlari dari satu warung di lokasi itu.

Selain pada bagian luar pasar, bagian dalam pun juga ditelusuri. Hal serupa juga didapati oleh Satpol PP. Dari penyisiran mereka, tak ada satu warung makan pun yang buka. Akan tetapi ditemui pedagang yang memasak, namun untuk dijual pada sore harinya.

Dari informasi yang didapat melalui warga pasar, sejumlah warung hari itu memang sengaja tutup. Mereka (para penjual) telah mengetahui kedatangan Satpol PP.

“Sudah tidak ada lagi orang yang buka. Jelas mereka langsung tutup melihat Satpol PP,” teriak satu warga pasar kepada petugas.

Meski demikian, tampak personel tak menghiraukan pembicaraan tersebut. Bahkan menjelang siang itu, pedagang pentol yang sempat dilaporkan warga berjualan di depan Pasar Sentra Antasari itu pun tidak terlihat.

Kasi Penegakan Satpol PP dan Damkar Kota Banjarmasin, Mulyadi mengatakan, razia kali ini merupakan kelanjutan untuk penertiban sekaligus penegakan Perda nomor 4 tahun 2005, tentang larangan warung makan yang buka pada bulan ramadhan sebelum pukul 15.00 WITA untuk pasar wadai dan pukul 17.00 WITA untuk warung makan.

Mulyadi menjelaskan, penertiban di Pasar Sentra Antasari karena adanya laporan masyarakat. Namun ketika didatangi, tak satu pun ada pedagang yang buka.

“Di sana memang ada yang mau masak dan sedang memasak. Tapi belum terindikasi untuk menjual. Belum terbukti,” ucap Mulyadi ketika razia sekaligus yustisi Perda Ramadhan berlangsung.

Ditanya apakah ada indikasi kebocoran informasi razia, Mulyadi menyampaikan hal itu relatif.

Namun paling tidak, ujarnya, Satpol PP secara maksimal berupaya menertibkan pelanggaran Perda yang terjadi di Kota Banjarmasin.

Pasca dari Pasar Sentra Antasari, rombongan Satpol PP Kota Banjarmasin berlanjut ke Pasar Sepeda, kemudian ke Jalan Belitung Darat dan mengarah ke Jalan PM Noor Banjarmasin.(SU)

 275 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: