SANKSI! Bagi Warga Banjarmasin yang Tolak Vaksin Corona

- Penulis

Kamis, 4 Maret 2021 - 01:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin menegaskan bahwa Pemerintah Pusat secara resmi telah menetapkan beberapa sanksi bagi masyarakat yang dengan sengaja menolak program vaksin Covid-19.

Hal itu ditegaskan dalam sosialisasi program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi di Duta Mall Banjarmasin, Rabu (3/3/2021) sore.

Pria dengan sapaan Machli itu menegaskan, bahwa terdapat beberapa sanksi bagi masyarakat yang menolak divaksin.

“Kalau ada yang menolak tentu kita kembalikan lagi kepada Perpres nomor 14 tahun 2021 pasal 13 A, ada beberapa sanksi yang dikenakan,” ucapnya pada awak media disela sosialisasi tersebut.

Ia memaparkan, dalam Perpres yang ditandatangani pada 9 Februari tersebut berisi tentang perubahan atas perpres nomor 99 tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksin dalam rangka penanggulangan Covid-19.

Sanksi tersebut berupa penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial, khususnya BPJS.

Kemudian, penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintahan

Terakhir, sanksi yang diterima penolak vaksin berupa denda.

“Maka dari itu kita gencar melakukan proses sosialisasi agar tidak ada yang menolak vaksin,” imbuhnya.

Namun, sanksi itu dikecualikan dari kewajiban tersebut yakni bagi sasaran penerima vaksin yang tidak memenuhi kriteria sesuai indikasi vaksin Covid-19 yang tersedia.

Baca Juga :   DITILANG Sat Lantas Polresta Banjarmasin 30 Pengendara

Pengenaan sanksi administratif itu pun dilakukan oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah atau badan sesuai kewenangannya.

“Saya kira ini sudah sangat jelas, karena rugi sekali kalau ada yang menolak. Karena sekarang vaksin sudah ada dan prosesnya pun cepat. Masa kita tolak,” ujarnya

Bahkan, ia melanjutkan ada masyarakat yang rela membayar untuk bisa mendapatkan vaksin tersebut agar bisa terhindar dari paparan virus Corona.

“Jadi rugi kalau kita tolak, wong ini sudah dilakukan secara gratis,” tekannya.

Saat ditanya mengenai target penyelesaian vaksinasi tahap dua kali ini, mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum itu mengaku bahwa pihaknya berharap progres vaksinasi ini bisa selesai seluruhnya pada akhir April 2021.

“Baik itu masyarakat yang masuk dalam kategori lansia, TNI-Polri, pelaku usaha, pelayan publik, guru dan juga wartawan, bisa selesai tepat waktu,” harapnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18