SAMPAH ISOMAN, Pisah dan Dibungkus Plastik Kuning

- Penulis

Kamis, 29 Juli 2021 - 23:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) diminta untuk ketat dalam mengelola sampah atau limbah yang dihasilkan di setiap harinya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, hal itu dilakukan lantaran adanya kekhawatiran di masyarakat akan adanya penularan virus yang terjadi lewat limbah atau sampah warga isoman.

“Dalam Pasal 9 Nomor 6 Undang-Undang Kekarantinaan Tahun 2018, sudah diamanatkan bahwa setiap orang berkewajiban turut serta dan berupaya dalam pengendalian wabah penyakit dengan melakukan metode kekarantinaan,” ucapnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (29/07/2021) siang.

Menurutnya, tanggung jawab yang bisa dilakukan warga dalam menghadapi pandemi saat ini salah satunya dengan cara selalu berperilaku hidup sehat dan bijak memilah sampah sebelum dibuang.

 

 

Sampah Isolasi Mandiri (2)

 

 

“Pisah limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Khususnya masker bekas dipakai warga yang menjalani isoman dan tisu, jangan dicampur dengan limbah domestik atau rumah tangga,” tegasnya.

Lantas, bagaimana cara pengelolaan limbah B3 tersebut dilakukan? Pasalnya, jika tidak dikelola dan dibuang sembarangan ke TPS. Ditakutkan sampah tersebut akan menjadi sumber penularan baru, terutama bagi petugas kebersihan dan pemulung.

Terkait hal itu, Machli meminta agar setiap limbah warga yang menjalani isoman untuk terlebih dahulu dikumpulkan dan memasukkannya secara mandiri ke dalam kantong plastik berwarna kuning.

Baca Juga :   INVESTASI di Kalsel Angka Rp 18,13 Triliun, Kotabaru -Tanah Bumbu dan Banjarmasin Penyubang Terbesar

“Ini untuk membedakan mana limbah domestik dan limbah B3 seperti masker dan tisu bekas warga isoman,” ujarnya.

Selain itu, pria dengan sapaan Machli ini juga meminta warga untuk berkoordinasi dengan RT dan Puskesmas setempat terkait sampah yang dihasilkannya selama menjalani isoman.

“Karena itu, kami minta setiap Puskesmas untuk ikut serta dalam penanganan limbah B3 dari warga yang menjalani isolasi di rumahnya. Minimal berkoordinasi dengan pihak RT setempat,” imbuhnya.

Disamping itu mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum ini mengakui, bahwa saat ini Kota Banjarmasin memang belum memiliki incinerator atau alat pemusnah limbah B3.

Sehingga, ia mengharapkan kerjasama dari masyarakat terkait pengelolaan sampah B3 bekas warga isoman ini seperti dengan menguburnya dalam tanah. Dengan catatan dibungkus dengan rapat.

Ia menilai pilihan tersebut lebih bijak dibanding membuangnya sembarangan sehingga bercampur limbah domestik di TPS.

“Seyogyanya, limbah B3 itu memang harus dibuang di tempat khusus. Namun kita akui, saat ini memang belum memiliki incinerator karena masih belum selesai proses lelang. Ya semoga bisa cepat selesai lelangnya. Tapi kota tekankan lagi kalau ini adalah tanggungjawab kita bersama,” tandasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal
KOMITMEN Komisi III DPR RI Terus Mendukung Langkah Strategis BNNP Kalsel dan Perkuat Sinergi
OPS GAKTIBPLIN, Propam Polda Kalsel Pengecekan Anggota Dinas di Jalan Raya
RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin
KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat
DISEJUTUI Pembentukan CDOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima, Penyangga IKN
DPRD KALSEL Beri Rekomendasi LKPj 2025 dan Restui Pemekaran
NYARIS TAWURAN, Polisi Amankan Delapan Remaja dan Sejumlah Sajam

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 22:43

RIBUAN KOSMETIK Ilegal Malaysia Diselundupkan

Rabu, 15 April 2026 - 00:08

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Selasa, 14 April 2026 - 00:10

PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau

Minggu, 12 April 2026 - 02:04

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM

Rabu, 8 April 2026 - 23:38

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Senin, 30 Maret 2026 - 20:12

WFA Pemprov Kaltara Hemat Listrik-Air Rp230 Juta Sebulan

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:36

MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:04

POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru

Headline

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca