PRESIDEN Prabowo: Teruskan Program MBG dengan Perbaikan dan Efisiensi

- Penulis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: Antara/Dhemas Reviyanto)

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: Antara/Dhemas Reviyanto)

SuarIndonesia — Presiden Prabowo Subianto bertekad tetap meneruskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan perbaikan dan efisiensi untuk memastikan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia terpenuhi.

“Saya bertekad teruskan program MBG dengan perbaikan, dengan efisiensi,” kata Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo mengatakan pembangunan manusia menjadi bagian paling menentukan bagi masa depan Indonesia dan harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, terutama gizi.

“Kita memulai dari hal yang paling dasar, yaitu gizi. Tidak boleh ada anak-anak kita belajar dalam keadaan lapar. Tidak ada anak yang dapat belajar dengan baik apabila ia lapar,” katanya.

Presiden menuturkan program MBG bertujuan mengatasi persoalan gizi buruk yang masih dialami anak-anak di sejumlah daerah.

Kepala Negara menyatakan prevalensi gizi buruk di beberapa tempat masih mencapai 25 persen atau sekitar satu dari empat anak Indonesia.

Menurut Prabowo, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena gizi buruk dapat menghambat perkembangan sel otak, otot, dan tulang anak.

“Untuk jadi buruh pelabuhan saja mungkin dia tidak akan sanggup, untuk jadi buruh tani saja mungkin dia juga tidak akan sanggup. Kita tidak boleh menerima satu dari empat anak Indonesia mengalami stunting, kita tidak boleh menerima itu,” tegas Presiden.

Oleh Karena itu, Prabowo menegaskan pemerintah akan terus menjalankan program MBG dengan melakukan perbaikan sekaligus meningkatkan efisiensinya.

Pada Jumat, MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang salah satu agendanya adalah Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain pidato, pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja pemerintah.

Baca Juga :   BPS: 6% Anak Indonesia Belum Punya Akta Kelahiran

Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Koruptor MBG tak pantas dihormati

Sementara itu, dilansir dari Antara, Presiden Prabowo menilai pihak-pihak yang melakukan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak pantas dihormati dan tidak memiliki nilai kemanusiaan.

Prabowo menyampaikan hal itu dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta.

“Saya menilai mereka yang mau korupsi dari makan untuk anak-anak ini, ini adalah orang-orang biadab. Ini adalah orang-orang yang tidak pantas kita hormati. Menurut saya ini sudah sama sekali tidak ada nilai kemanusiaan,” kata Presiden.

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan pembangunan manusia menjadi bagian paling menentukan bagi masa depan Indonesia dan harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, terutama gizi.

Program MBG, ucapnya, juga bertujuan untuk mengatasi persoalan gizi buruk yang masih dialami anak-anak di sejumlah daerah. Prabowo menyebut prevalensi gizi buruk di beberapa tempat masih mencapai 25 persen atau sekitar satu dari empat anak Indonesia.

Presiden menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena gizi buruk dapat menghambat perkembangan sel otak, otot, dan tulang anak.

“Kita tidak boleh menerima satu dari empat anak Indonesia mengalami stunting, kita tidak boleh menerima itu,” ujarnya. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit
PEMILIK Kendaraan ODOL Bisa Kena Sanksi Pidana di RUU LLAJ
361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera
PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan
KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus
BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif
8 OKTOBER, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung
2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:42

DITAHAN Polda Kalsel Nakhoda KM Virgo Transport 8, Setelah Ditetapkan Tersangka

Rabu, 30 September 2026 - 21:26

TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah

Rabu, 30 September 2026 - 21:23

TIGA JAM Naik Perahu Tangani Karhutla Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah

Rabu, 30 September 2026 - 20:46

PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda

Rabu, 30 September 2026 - 20:44

MALAM INI, Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 10 Korban KM Virgo Transport 8

Rabu, 30 September 2026 - 14:06

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Selasa, 29 September 2026 - 22:54

SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan

Selasa, 29 September 2026 - 22:01

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca