SuarIndonesia – Sadis ! apa dilakukan seorang karyawan bengkel berinisial EA alias Risco (31), membunuh bocah berinisial MT (6), jasadnya dimasukan ke dalam karung lantas di buang ke semak-semak.
Kasuisnya diungkap jajaran Polres Tabalong dan Balangan. Dimana pada awal , jasad si bocayang malang ini ditemukan di wilayah Kabubaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Ini setelah MT, tinggal di Gunung Batu, Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong dinyatakan hilang beberapa hari, sejak pada Senin (17/3/2025).
Kasunya dilaporkan ke Polisi dan juga dilakukan pencarian tim gabungan baik Polsek Murung Pudak, Polres Tabalong, BPBD, Koramil, dan UPBS Murung Pudak.
Pada awal penyisiran di sekitar sungai, yang ada di belakang rumah orang tua korban.
“Iya di hari kelima, anggota menemukan jasad korban di Kabupaten Balangan, pada Jumat (21/3/2025),” kata Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J, melalui PS Kasi Humas Iptu Joko Sutrisno, Sabtu (22/3/2025).
Tersangka EA yang sempat menghilang saat bersaman kejadian, tita-tiba kembali ke rumah korban dan bertemu dengan orang tua korban.
“Merasa ada yang janggal dengan kepulangan EA, ayah korban segera melaporkan ke polisi. Anggota Polsek Murung Pudak dipimpin Kapolsek Heri Siswoyo, kemudian mengamankannya untuk dimintai keterangan,” jelas Joko.
Dalam pemeriksaan, EA mengakui telah membunuh bocah itu karena merasa terganggu tidurnya oleh korban.
Saat itu pelaku menampar dan mencekiknya hingga tewas di dalam kamarnya di Mabuun, Tabalong.
Untuk menghilangkan jejaknya, tersangka kemudian memasukkan jasad korban ke dalam karung, lalu membuangnya di semak-semak Kabupaten Balangan dengan naik sepeda motor.
Berbekal pengakuan pelaku, Satreskrim Polres Tabalong dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo, kemudian berkoordinasi dengan Polres Balangan untuk mencari lokasi pembuangan jasad korban.
“Di lokasi, tim akhirnya menemukan bungkusan karung berisi jasad korban dalam kondisi membusuk di lereng semak-semak Desa Lingsir, Kecamatan Paringin Selatan, sekitar tiga meter dari jalan raya,” jelas Joko.
Jasad kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit H Badarudin Kasim di Maburai, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan jasad pembusukan parah, dengan beberapa bagian tubuh rusak, termasuk kepala yang sudah menjadi tengkorak.
Terdapat tanda-tanda luka serius seperti tengkorak kepala yang pecah.”Untuk memastikan penyebab kematian, jasad korban akan menjalani autopsi lebih lanjut,” tambah Joko. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















