Suarindonesia – Kedangan 16 orang dari Finlandia-Estonia dimanfaatkan oleh Pemprov Kalsel bersama semua pihak terkait untuk memperkenalkan kekayaan daerah.
Selain mengeksploitasi detinasi wisata berbasis alam selama 5 hari, tuan rumah juga akan menyuguhkan pakaian dan perlengkapan khas Banjar. Bakul Purun (sejenis tas jinjing terbuat dari anyaman) dijadikan sebagai pembungkus cinderamata yang akan diberikan kepada para tamu.
“Untuk makanan mereka akan kami suguhkan soto Banjar, sedangkan oleh-oleh yang dibungkus Bakul Purun diisi kain sasirangan dan jamu pasak bumi.
Hal demikian tidak lain untuk membuat unik dan lebih memperkenalkan khas daerah,” jelas Kepala Biro Umum Setdaprov Kalsel, M Rusli, Senin (11/3).
Direncanakan, rombongan yang dipimpin Duta Besar Indonesia untuk Finlandia-Estonia ini akan tiba di Kalsel, Selasa (12/3) siang.
Ada beberapa agenda yang akan digukukan kepada rombongan tersebut. Selama kurang lebih lima hari di Banua, rombongan yang terdiri dari travel agen, jurnalis, dan kedutaan besar ini penuh dengan berbagai kegiatan, terutama mengunjungi destinasi wisata berbasis alam.
“Beberapa di antaranya objek wisata yang akan dikunjungi rombongan adalah Musem Wasaka, Pasar Terapung Lokbaintan, Pulau Bakut, Tahura Mandingan, Kahung, Kiram Park, Loksado, dan Harati,” kata Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















