RENDAHNYA 3T di Banjarmasin Disorot Pakar Epidemiolog ULM

- Penulis

Selasa, 3 Agustus 2021 - 00:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Rendahnya pelaksanaan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) di Kota Banjarmasin menjadi sorotan pakar epidemiolog Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof Dr Husaini.

Saat ditemui awak media usai mengikuti rapat koordinasi (rakor) perpanjangan PPKM Level 4 di aula Kayuh Baimbai, ia mengaku sangat menyayangkan hal tersebut terjadi di tengah meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

“Indikator yang ada sekarang malah turun. Ratio lacak sekarang hanya 0,7 saja. Dulu malah pernah 3,9. Makanya, PPKM ini perlu diperpanjang. Dengan catatan tracernya memang betul dilakukan,” tekannya.

Pasalnya, ia menilai hal itulah mata pertama pelacakan dalam mendeteksi warga yang terpapar Covid-19.

“Semakin dini terdeteksi. Maka semakin cepat juga diberi perawatan. Sehingga mengurangi potensi untuk dirawat di rumah sakit,” tukasnya.

Saat dikonfirmasi, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Saat ditemui awak media Ia mengakui bahwa saat ini tracing di kota Banjarmasin masih sangat rendah. Yakni hanya di angka 0,7. Artinya tracing masih jauh dari angka nasional 4,2.

“Saat ini tracing kita masih rendah. Misalnya satu orang positif tracing kita hanya ke satu orang. Harusnya pelacakan sampai 4 hingga 10 orang,” ungkapnya.

Di samping itu, ia memaparkan dalam sepekan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Banjarmasin berjalan, terkumpul sebanyak 683 orang yang terjaring razia petugas gabungan lantaran melanggar prokes.

Pada umumnya, mereka terjaring tidak mengenakan masker. Hingga akhirnya diberikan teguran secara lisan maupun tertulis. Bahkan ada juga sebagian yang mendapatkan sanksi sosial.

Baca Juga :   SEORANG Buruh Bangunan Disergap Polisi

“Kita akui tingkat kepatuhan warga masih rendah. Kerja tiga pilar sebenarnya juga sudah maksimal di lapangan,” ucap Ibnu Sina, Wali Kota Banjarmasin, usai rapat evaluasi di aula Kayuh Baimbai, Senin (02/08) sore.

Menurut Ibnu, kinerja petugas mengingatkan masyarakat untuk taat prokes melalui imbauan langsung di lapangan sangat efektif. Baik itu dalam bentuk pamflet, spanduk dan informasi langsung melalui pengeras suara.

“Cara-cara itu sebenarnya cukup membantu. Sehingga tiga pos utama yang ada di A.Yani KM 6, Bundaran Kayu Tangi dan Pasar Lima akan tetap kita optimalkan. Disamping itu Perwali Nomor 68 Tahun 2020 juga masih efektif kita jalankan,” pungkasnya.

Sebelumnya, PPKM level 4 di Banjarmasin dilaksanakan sejak tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021. Ketentuan pelaksanaannya, diatur dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 440/02/-P2P/Diskes yang didalamnya terdapat 18 poin.

Kemudian, berdasarkan hasil rapat evaluasi bersama Forkopimda, PPKM Level IV di Banjarmasin resmi kembali diperpanjang selama satu pekan. Tepatnya terhitung mulai dari tanggal 2 – 8 Agustus mendatang.

Dari hasil rapat tersebut, tim Satgas Covid-19 sepakat untuk mendisiplinkan Protokol Kesehatan (Prokes) dan 3T (Testing, Tracing dan Treatment). (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba
BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar
BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin
TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:10

ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41

4 TITIK PANAS Muncul, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla Meningkat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:17

TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:23

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:06

PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Berita Terbaru

Kedatangan jamaah haji Kloter 12 asal Hulu Sungai Selatan di asrama haji Debarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Minggu (21/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

HSS

JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba

Minggu, 21 Jun 2026 - 23:00

Bekantan. (Foto: detikcom/Pradita Utama)

Kalsel

BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar

Minggu, 21 Jun 2026 - 22:54

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca