RATUSAN Siswa SMP Sleman Terseret Arus Sungai, 5 Tewas

- Penulis

Jumat, 21 Februari 2020 - 21:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan siswa SMPN 1 Turi Kabupaten Sleman terseret arus banjir di Sungai Sempor, DIY, Jumat (21/2). Lima orang meninggal dunia. (Dok. BNPB)

 

 

SuarIndonesia – Ratusan siswa SMPN 1 Turi Kabupaten Sleman terseret arus banjir di Sungai Sempor, Padukuhan Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (21/2). Lima orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda DIY, Komisaris Besar Yuliyanto mengatakan empat korban telah diketahui identitasnya, namun satu korban belum diketahui identitasnya.

“Jadi dalam peristiwa ini yang data sementara masuk korban meninggal 5 siswa,” kata Yuliyanto dalam keterangan tertulis.

Siswa yang ditemukan dan dibawa ke rumah sakit SWA yaitu SA kelas 8 alamat Sumber Rejo, A kelas 7 alamat Ngentak Tepan, NA kelas 8 alamat Kembang Arum, dan L alamat Kembang Arum. Sementara satu korban belum diketahui identitasnya, saat ini berada di RS Puri Husada.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo mengatakan peristiwa itu terjadi saat kegiatan Pramuka dengan agenda susur sungai, Jumat, sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu arus cukup deras di Sungai Sembor.

“Murid hanyut yang sudah ditemukan berjumlah enam orang. Empat orang diketemukan meninggal dunia, dua di antaranya sudah teridentifikasi atas nama Nur Azizah dan Arisma,” kata Agus dalam keterangan tertulis yang diterima CNNINdonesia.com.

Mereka yang tergabung dalam kegiatan pramuka merupakan kelas 7 dan 8 dari SMP Negeri 1 Turi. Sebanyak 257 orang mengikuti kegiatan penyusuran Sungai Sempor tanpa melihat kondisi cuaca. Namun demikian, saat ini kondisi masih simpang siur terkait dengan data jumlah murid yang mengalami insiden.

Baca Juga :   WARPES Gibran Tinjau Pasar Hingga Ikon Kalimantan Tengah

Agus mengatakan ketika para murid melakukan penyusuran, tiba-tiba terjadi banjir dengan arus deras yang akhirnya menghanyutkan beberapa murid.

Saat ini tim gabungan dari SAR dan Polres Sleman masih melakukan pencarian korban hanyut. Pihak BPBD dan TNI turut membantu dalam penanganan darurat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan mengatakan kegiatan Pramuka SMPN 1 Turi ini diikuti sekitar 257 siswa.

“Kegiatan yang dilakukan yakni susur Sungai Sempor, pada saat turun ke sungai di lokasi belum hujan, tetapi di hulu sudah hujan,” katanya dikutip Antara.

Ia mengatakan saat ini proses evakuasi dan pendataan anak-anak di sekolah sedang dilakukan.

“Sedangkan tim SAR gabungan masih menyisir sepanjang aliran Sungai Sempor,” katanya.

Ia mengatakan data sementara 257 siswa ikut Pramuka susur sungai, yang sudah terdata di sekolah 154 anak.

“Ada yang langsung pulang, kondisi luka luka empat dibawa ke Klinik SWA, empat dibawa ke Puskesmas Turi, satu dibawa ke Klinik Purihusada,” katanya.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JASAD MENGAPUNG di Sungai depan Museum Perjuangan
SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah
PENJARINGAN Calon Ketua KONI Kalsel, Dinilai H Bambang Kepemimpinan Depan Orang-orang Tangguh
AKLAMASI, Paman Birin Kembali Pimpin PB Lemkari 2026-2031
PRIA MISTERIUS Tergeletak Tak Bernyawa di Emper Pertokoan Pasar Pagi Banjarmasin
KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah
KALSEL WASPADA ! Tercatat Secara Nasional 3.609 Titik Panas, Kementerian LH Bentuk Satgas Pencegahan Karhutla
BGN Tangguhkan 1.780 SPPG untuk Perbaiki Kualitas MBG

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:44

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 April 2026 - 14:14

KALSEL WASPADA ! Tercatat Secara Nasional 3.609 Titik Panas, Kementerian LH Bentuk Satgas Pencegahan Karhutla

Jumat, 24 April 2026 - 13:58

LENGKAPI FASILITAS Penunjang Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Dialokasikan 5 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 13:45

GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia

Jumat, 24 April 2026 - 13:27

DITERBANGKAN 360 CJH Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Anggota DPRD Kalsel Ikuti Melepas

Kamis, 23 April 2026 - 22:48

CATATAN BPK Belasan Izin Tambang di Kalsel Wewenang Pusat dan Provinsi

Rabu, 22 April 2026 - 22:38

KORBINMAS BAHARKAM POLRI Cek Kendaraan dan Alusista di Polda Kalsel

Rabu, 22 April 2026 - 21:55

DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru

Berita Terbaru

BKSDA Kalimantan Barat bersama YIARI berhasil mentranslokasikan satu individu orang utan dari Dusun Pemangkat Jaya, Desa Pemangkat, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara sebagai upaya mengurangi konflik antara manusia dan satwa liar. (Foto: YIARI)

Kalbar

BKSDA-YIARI Translokasikan Orang Utan

Minggu, 26 Apr 2026 - 22:16

Disdikbud Kalsel terus berupaya untuk mengimplementasikan visi pembangunan daerah di bidang kebudayaan, dengan cara melestarikan kearifan lokal khususnya budaya dan tarian khas Banjar. (Foto: MC Kominfo Kalsel)

Budaya

LESTARIKAN Budaya Banjar dengan Libatkan Generasi Muda

Minggu, 26 Apr 2026 - 22:02

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca