RATUSAN PERSONEL Brimob dan Polairud Polda Kalsel ‘Diterjunkan’ ke Sejumlah Desa di Empat Kabupaten

RATUSAN PERSONEL Brimob dan Polairud Polda Kalsel ‘Diterjunkan’ ke Sejumlah Desa di Empat Kabupaten

SuarIndonesia – Ratusan personel Brimob dan Polairud Polda Kalsel (Kalimantan Selatan) ‘diterjunkan’ ke sejumlah desa pada empat kabupaten, bantu warga  korban banjir.

Satuan Brimob mengirimkan sejumlah personel ke lokasi banjir di wilayah Kabupaten Banjarbaru, Banjar, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Tanah Laut (Tala), sejak Kamis (14/1/2021).

Para personel juga membantu mengatur arus lalu lintas di seputaran lokasi banjir guna mengantisipasi kemacetan.

Sebanyak 50 hingga 100 personel Brimob dikerahkan ke lokasi banjir dalam proses evakuasi korban dengan dipimpin langsung Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kalsel, Kombes Pol Ronny Suseno, SIK.

Dansat menyebutkan para personel dikerahkan untuk membantu proses evakuasi, baik warga maupun barang-barang yang masih bisa dipergunakan, dari lokasi banjir ke tempat yang relatif aman.

“Untuk saat ini, kami lakukan evakuasi warga dan barang-barang milik warga korban banjir, membantu pengaturan lalu lintas, melakukan perbaikan pada akses jalan yang terputus akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalsel serta membagikan makanan kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, para personel yang sudah berada di lokasi banjir membantu masyarakat yang terdampak banjir akan bersiaga hingga air pasca banjir surut dan aktifitas kembali normal..

“Selain membantu warga yang terdampak banjir, Polda Kalsel dan Polres Jajaran juga menyediakan makanan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir,” ucapnya.

Sementara sebanyak 15 personel SAR (Search And Rescue) Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Kalsel, diterjukan untuk membantu korban banjir di Desa Pengaron Kabupaten Banjar dan Desa Bati-bati Kabupaten Tanah Laut (Tala).

“Kami menerjunkan 15 personel untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dengan menggunakan sarana Perahu karet, Bus, Truck dan Double Cabin, untuk mengevakuasi korban ketempat yang lebih aman,” kata Direktur Polairud, Kombes Pol Nyoman Budiarja, S.I.K., M.Si.

Dia mengatakan, personel yang diterjunkan tersebut bergambung dengan personel polisi dari Polres dan Polsek setempat termasuk dengan relawan yang fokus membantu mengevakuasi warga yang terjebak di rumah karena banjir.

Selain membantu evakuasi, pihaknya juga melakukan patroli di daerah setempat untuk mengetahui daerah banjir lainnya.

Berdasarkan data dari personel Dit Polairud Polda Kalsel di lapangan, banjir yang meredam Desa Pengaron Kabupaten Banjar mencapai ketinggian air lebih dari 1 meter dengan jumlah rumah yang terendam sebanyak 200 buah dan jumlah kepala keluarga (KK) sekitar 250 KK.

Sedangkan banjir yang berada di Desa Bati-bati Kabupaten Tala mencapai ketinggian air lebih dari 1,5 meter dengan jumlah kepala keluarga (KK) sekitar 394 KK.

Selain mengevakuasi masyarakat beserta harta bendanya ke tempat yang aman, personel Dit Polairud Polda Kalsel juga memberikan Sembako sembari menghimbau kepada masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap aliran listrik. (ZI)

 269 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: