PUPR BANTAH Ada Kerusakan Aspal dan Trotoar Jl A Yani Banjarmasin Akibat Excavator

- Penulis

Senin, 25 Oktober 2021 - 21:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, melalui Bidang Sungai akhirnya angkat bicara terkait pengerukan sungai di kawasan Jalan Ahmad Yani Banjarmasin.

Kepala Bidang Sungai, Hizbul Wathony menepis anggapan bahwa penggunaan excavator untuk mengeruk sungai justru merusak aspal jalan.

“Kalau ada aspal yang rusak, pekerja proyek normalisasi sungai siap melakukan pembenahan,” ucapnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (25/10/2021) sore.

Thony melanjutkan, pihaknya juga sudah meletakan bantalan di roda elastis excavator sejak awal pengerjaan.

“Saat viral, hingga dikritik warganet, itu sebenarnya kami sudah melapis roda elastis ekskavator. Hanya saja, memang lapisannya tidak terlalu banyak. Hingga akhirnya, lapisannya pun kami tambah dengan adanya papan,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan pekerja proyek dan menyusuri trek yang dilalui excavator, tidak nampak adanya kerusakan aspal jalan.

“Alat itu juga tidak pernah naik ke trotoar. Makanya kenapa ekskavator itu diparkir di pinggir jalan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Thony juga menepis adanya kabar yang mengatakan bahwa normalisasi sungai di kawasan Jalan Ahmad Yani Banjarmasin itu tidak berjalan sama sekali.

“Kami bekerja malam hari. Di atas jam sepuluh malam hingga dini hari. Karena tidak memungkinkan bila bekerja siang hari,” tekannya.

Baca Juga :   ARGUMENTASI Diutarakan H Fani - Habib Taufan Sektor Pertanian di Debat Perdana jadi Perhatian

Lebih jauh, Thony menjelaskan bahwa pengerukan yang berjalan bukan diukur dari hitungan panjang sungai. Melainkan, seberapa kubik lumpur atau tanah sungai yang dikeruk.

“Di Sungai Ahmad Yani khususnya arah keluar kota, volume yang diambil sebesar 1.700 kubik. Kontraknya, senilai Rp199 juta. Nilai itu tidak termasuk pembangunan ulang jembatan,” jelasnya.

“Kalau sedari awal dimulai, sudah diangkut sebanyak 1.500 kubik. Karena sudah lama tidak terkeruk, dalam semalam ada puluhan kali truk bolak balik mengangkutnya,” tambahnya.

Disinggung mengenai mengapa hanya yang di arah keluar kota yang dikeruk, Thony mengatakan, berkaca dari peristiwa banjir di awal tahun tadi arah keluar kota itulah kawasan yang cukup lama air menggenang.

“Sementara, di arah keluar kota dahulu. Pengerjaannya berbarengan dengan pengerukan Sungai Veteran. Untuk sungai ini, lumpur atau tanah yang dikeruk ditargetkan hingga 1.800 kubik, dengan biaya Rp196 juta,” jelasnya.

“Mengapa volume yang diambil bisa lebih dari yang di Sungai Ahmad Yani tapi biaya yang dikeluarkan malah sedikit. Itu karena pengerukan Sungai Veteran menggunakan ekskavator standar. Bukan yang long arm seperti di Jalan Ahmad Yani,” katanya,(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKSI TAWURAN Kelompok Remaja di Tembus Mantuil, Pelaku Diamankan Polresta Banjarmasin
JEMAAH HAJI Kloter 02 Debarkasi Banjarmasin Mendarat di Bandara Syamsuddin Noor
KAYU HALABAN Dikembangkan untuk Komoditas Unggulan Kalsel
HARI LINGKUNGAN HIDUP, Setwan Kalsel Bersihkan Got Tersumbat
KECELAKAAN MAUT di Lintasan S Parman Banjarmasin, Renggut Nyawa Seorang Perempuan
GERAKAN INDONESIA ASRI, Polda Kalsel Bersinergi Pemprov Aksi Bersih-bersih Bantaran Sungai Martapura
KEJATI KALSEL Pemulihan Keuangan Negara 7 Miliar Lebih Insiden Tertabraknya Konstruksi Jembatan Pulau Laut
PERKARA EKS KAJARI HSU Terungkap Modus Penyelidikan Dana Hibah Pilkada 2024 Senilai 32 Miliar Dikelola KPU

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:21

AKSI TAWURAN Kelompok Remaja di Tembus Mantuil, Pelaku Diamankan Polresta Banjarmasin

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:32

KAYU HALABAN Dikembangkan untuk Komoditas Unggulan Kalsel

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:25

HARI LINGKUNGAN HIDUP, Setwan Kalsel Bersihkan Got Tersumbat

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:56

KECELAKAAN MAUT di Lintasan S Parman Banjarmasin, Renggut Nyawa Seorang Perempuan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:23

GERAKAN INDONESIA ASRI, Polda Kalsel Bersinergi Pemprov Aksi Bersih-bersih Bantaran Sungai Martapura

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:21

KEJATI KALSEL Pemulihan Keuangan Negara 7 Miliar Lebih Insiden Tertabraknya Konstruksi Jembatan Pulau Laut

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:42

PERKARA EKS KAJARI HSU Terungkap Modus Penyelidikan Dana Hibah Pilkada 2024 Senilai 32 Miliar Dikelola KPU

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:56

TEMUAN MAYAT PEREMPUAN, Polisi ‘Kantongi’ Nama Terduga Pelaku

Berita Terbaru

Rubrik opini

Memelihara Harapan, Catatan Hendry Ch Bangun

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:30

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof Dr Abdul Mu’ti, bersama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud membaur dengan kepala sekolah pada peresmian 102 satuan pendidikan yang selesai direvitalisasi di Kaltim. (Foto: Adpim Kaltim)

Kaltim

102 SEKOLAH Hasil Revitalisasi Diresmikan

Jumat, 5 Jun 2026 - 20:53

Basarnas dan tim gabungan evakuasi dua pemuda hilang di hutan Desa Bagugus Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalteng. (Foto: Basarnas Palangka Raya)

Kalteng

DUA PEMUDA HILANG di Hutan Bagugus Dievakuasi

Jumat, 5 Jun 2026 - 20:48

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca