PULUHAN Ribu Keluarga di Banjarmasin Berpotensi Jatuh Miskin, Imbas Corona

- Penulis

Jumat, 17 April 2020 - 20:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Puluhan ribu keluarga di Banjarmasin berpotensi jatuh miskin. Hal ini terjadi menyusul merosotnya perekonomian akibat imbas dari wabah Covid – 19 atau virus corona.

Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin sudah mengasumsikan jumlah keluarga berpotensi jatuh miskin ini. Angkanya pun tak sedikit, mencapai kurang lebih 20 ribu keluarga.

Ini mengacu pada fakta sudah banyaknya jumlah tenaga kerja di Banjarmasin yang dirumahkan maupun mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi.

Meminjam data Data dari Dinas Koperasi dan UMKM Banjarmasin yang dikeluarkan awal April lalu, sedikitnya sudah ada 121 tenaga kerja di-PHK dan 1.523 tenaga kerja yang dirumahkan.

“Seperti, ada yang pemutusan hubungan kerja, karyawan dirumahkan, usaha-usahanya terdampak, dan sebagainya karena dampak dari Covid-19,” ucap Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, Jumat (17/04/2020).

Pemko pun berupaya keras untuk mengatasi masalah ini. Salah satu cara yakni menenangkan anggaran untuk pemberian jaring pengaman sosial untuk membantu keluarga yang terpapar.

Ibnu menyebutkan, hingga saat ini sudah tercover sebanyak 41 ribu bantuan. Bantuan sosial itu diberikan dalam bentuk rasko, raskin, BLT, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Sejahtera. “Dalam pekan-pekan ini akan segera diturunkan,” bebernya.

Baca Juga :   RIBUAN KOSMETIK dan Obat Impor ilegal Disita Reskrim Polresta Banjarmasin

Selain itu, sebelumnya Pemko juga sudah memperhitungkan konsekuensi seandainya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan di Banjarmasin. Khususnya dampak ekonomi bagi masyarakat.

Ibnu mengungkapkan, sesuai hasil yang sudah disampaikan ke DPRD, Pemko harus menyiapkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar per hari. Anggaran itu baru hanya untuk jaring pengaman sosial yang diberi selama masa berlangsungnya PSBB antara 14 sampai 30 hari.

“Sudah disampaikan dengan dewan. Artinya untuk memberikan orang miskin saja kita harus menyiapkan anggaran Rp1,5 miliar per hari. Dan itu konsekuensinya selama empat belas sampai tiga puluh hari. Itu bayangannya,” ucap Ibnu.

Ibnu yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Banjarmasin mengatakan, bahwa Pemko telah melayangkan surat pengajuan PSBB ke Kementerian Kesehatan RI melalui pemerintah Provinsi Kalsel.

“Kami sudah menyampaikan secara resmi hari ini ke gubernur untuk diteruskan ke Kemenkes agar Banjarmasin ditetapkan PSBB,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung
KOBARAN API di Gudang Milik PT SSTC Banjarmasin
SEORANG ABK Cemara Nusantara 6 Hilang di Sungai Barito, Operasi SAR Besar-besaran di Kawasan Pelabuhan Trisakti
TANAMAN JAGUNG di Lahan Sekitar 18 Hektare Dipantau Polsek Jajaran Polresta Banjarmasin Perkembangannya
SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa di Kawasan Komplek DPR Banjarmasin, Begini Awalnya
USAI SEKOLAH Seorang Remaja Perempuan Dilaporkan Hilang dan Ditemukan Polisi
PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”
AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:22

PEMBENTUKAN Satgas Mitigasi PHK Guna Lindungi Pekerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59

MAY DAY, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesehatan para Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Kamis, 30 April 2026 - 00:05

PRESIDEN Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan tak Patriotik untuk Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 23:58

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Berita Terbaru

Kalsel

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:17

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat rilis pengungkapan pupuk. (Foto: Istimewa)

Hukum

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca