PROYEK Bangunan Kos Berujung di Polda, Merry tak Terima akan Lapor Balik

- Penulis

Selasa, 28 Mei 2024 - 18:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merry tunjukan tempat Kos-kosan tiga lantai di Jalan Rambai Padi, Banjarmasin Timur, yang belum beres, Selasa (28/5/2024) (SuarIndonesia/ZI)

Merry tunjukan tempat Kos-kosan tiga lantai di Jalan Rambai Padi, Banjarmasin Timur, yang belum beres, Selasa (28/5/2024) (SuarIndonesia/ZI)

SuarIndonesia – Masalah proyek bangunan tempat Kos-kosan tiga lantai di Jalan Rambai Padi, Banjarmasin Timur, yang nerujung adanya laporan di Polda Kalsel, lantas Merry bereaksi kalau dirinya tak terima akan laporkan balik.

Bahkan kalau disebut-sebut dirinya mebibatkan oknum Polisi, dibantahnya. Ia mengaku hanya minta bantuan karena ada masalah bangunan miliknya yang tak beres, tapi terus didesak harus bayar ke kontraktor.

“Saya akan lapor balik, terlebih soal kerjaanya belum beres, malah meminta pembayaran. Apa-apan ini,” ucapnya pada wartawan, Selasa (28/5/2024).

Diketahui, salah satu pembayaran pekerjaan bangunan yang dipersoalkan kontraktor, Badri adalah kos tiga lantai di Jalan Rambai Padi ini. Pekerjaan sesuai perjanjian tuntas pada akhir tahun 2023.

Benar saja lanjut Merry, namun masih sangat banyak pekerjaan yang belum terselesaikan seperti knopi,  perlengkapan kamar tidur, teralis, kitchen set.

“Bahkan lihat sendiri saja nih, banyak lagi yang belum selesai, apalagi pemasangannya banyak tak beres, seperi kamar mandi yang peralatannya tak terpasang semua serta ada plafon kamar yang jebol,” ucapnya .

Ia mengaku sudah cukup sabar dengan apa yang diminta Badri selama ini. Disebut, dari perjanjian kerja awal pekerjaan disepakati dengan nilai kontrak Rp 1 miliar.

Namun, seiring berjalan nilai kontraknya menjadi Rp 1,7 miliar lebih. Ini juga saya sudah saya bayar semua, dan tinggal termin terakhir dengan nilai Rp 200 juta yang belum saya bayar, karena kondisi pekerjaan tak tuntas masa saya lunasai,” tegasnya.

Ditanya soal dilaporkan ke Polda Kalsel Polisi. Merry mengaku tak tinggal diam, berencana melaporkan balik atas dugaan pencemaran nama baik.

Baca Juga :   PEDAGANG SAYUR Edarkan Sabu Diringkus Polda Kalteng

“Gimana, harusnya saya dong yang dirugikan, malah saya yang dilaporkan, heran. Saya berencana laporkan dia (Badri, red) juga,” tambahnya.

Diketahui, Badri datang ke Polda Kalsel, pada Senin (27/5/2024). Ia tak hanya membuat laporan ke Dit Reskrimum Polda Kalsel, tapi juga mendatangi Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalsel.

Ia mengaku ada intimidasi dari oknum Polisi dari Polresta Banjarmasin. Sisi lain dari versinya, kalau jasa bangunan dia kerjakan, yakni satu rumah tinggal dan satu unit kos-kosan yang sudah diselesaikannya tak kunjung dibayar.

Badri menyayangkan, saat pekerjaan, ada beberapa oknum anggota Polri yang datang tanpa surat tugas.“Saya bingung juga, ini ada kontrak kerja. Saya hanya menagih hasil uang pekerjaan saya,” ujarnya.

Dia meyakini, oknum polisi yang datang tersebut dibawa oleh pemilik bangunan, yakni Merry.

“Saya sudah mengajak diskusi baik-baik, tapi bawa aparat yang bilangnya dari pihak ketiga. Jumlahnya tujuh orang,” tutur Badri

Kedatangan oknum ini sebutnya membuat fisik dan mental anak buahnya down.

Ia sebut, bangunan dikerjakan satu unit rumah tinggal dan satu unit kos-kosan yang sudah diselesaikannya. Bangunan tersebut berada di Jalan A Yani Km 8 dan di Jalan Rambai Padi, Banjarmasin Timur. (ZI)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Sabtu, 18 April 2026 - 23:27

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Sabtu, 18 April 2026 - 17:58

DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Pekerja menyusun tabung gas LPG yang kosong untuk dimasukkan ke dalam kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Selasa (30/12/2025). (Dok Antara)

Bisnis

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca