PRESIDEN PRABOWO akan ke Arab Saudi Lobi Kuota Tambahan Haji 2025

- Penulis

Selasa, 7 Januari 2025 - 21:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usai bertemu Prabowo, Ketua Komisi VIII DPR menyebut Presiden RI itu akan melawat ke Arab Saudi untuk melobi kuota tambahan haji Indonesia. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Usai bertemu Prabowo, Ketua Komisi VIII DPR menyebut Presiden RI itu akan melawat ke Arab Saudi untuk melobi kuota tambahan haji Indonesia. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

SuarIndonesia — Presiden RI Prabowo Subianto akan melawat ke Arab Saudi pada akhir Januari 2025 untuk melobi soal kuota tambahan bagi jemaah Haji Indonesia 2025.

“Beliau menjelaskan akhir Januari akan melakukan perjalanan dan kami berharap beliau sampai ke Saudi dan ketemu raja di sana yang menentukan kuota bisa ditambah atau tidak,” kata Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang usai bertemu Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/1/2025).

Marwan mengatakan mereka telah menyampaikan ke Prabowo kondisi psikologis para calon jemaah haji Indonesia, khususnya yang berusia lanjut.

Banyak di antara mereka yang merasa takut bahkan pesimis tidak bisa mendapatkan giliran berangkat haji lantaran daftar tunggu yang panjang.

“Bahkan merasa tidak akan sampai lagi umur menuju pemberangkatan,” ujar dia.

Berlandaskan itu, DPR meminta kesediaan Prabowo meyakinkan Arab Saudi untuk memberikan kuota tambahan bagi jemaah Indonesia.

Menurutnya, Prabowo menyambut baik rencana tersebut dan akan menyampaikan hal itu ke pihak Arab Saudi dalam lawatannya nanti.

“Tentu membahagiakan bagi para jemaah yang tadinya merasa tidak ikut dalam kuota untuk berangkat tahun ini kalau ada tambahan 10 ribu atau lima ribu itu sangat menggembirakan,” ucapnya.

Pada musim Haji 2025 ini, jumlah kuota jemaah haji Indonesia tak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya, yakni 221 ribu orang sebelum mendapat kuota tambahan.

Direktur Jendral Penyelenggara Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag Hilman Latief menjelaskan dari total 221 ribu kuota jemaah, mayoritas dialokasikan untuk jemaah haji reguler, sisanya diberikan ke jemaah haji khusus.

Haji reguler mendapatkan kuota sebesar 203.320 jemaah, sedangkan 17.680 untuk jemaah haji khusus.

Baca Juga :   HABIB Husein Ja’far Hanya Bisa Ikuti Haul dari Jarak 1 Kilometer

Lobi batasan usia haji 90 tahun
Pada kesempatan itu, Marwan juga meminta pemerintah melobi pemerintah Arab Saudi untuk tak membatasi usia jemaah Haji 2025.

“Jadi kita harap pemerintah, Menteri Agama meyakinkan pihak Saudi bukan faktor umur,” kata Marwan.

Marwan mengatakan karakter jemaah haji dari Indonesia memanglah seperti itu, berusia sudah cukup lanjut karena masa tunggu keberangkatan.

Selain itu, ia juga menyebut biasanya mereka mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji juga di usianya yang sudah cukup tua.

Marwan pun menegaskan alih-alih melihat dari segi usia, menurutnya Arab Saudi bisa mengukur dari segi kesehatan calon jemaah haji.

“Tapi mungkin saja dilakukan pembatasan istitoah kesehatan. Kalau tua pun dia sehat salahnya apa?” ujar dia.

Marwan pun menyebut hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah Arab Saudi soal pembatasan usia jemaah tersebut.

“Kami berkeyakinan pihak Saudi belum akan menerapkan itu karena secara tersurat belum ada, ini hanya berita hembusan angin,” ucapnya dilansir dari CNNIndonesia.

Dirjen Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief sebelumnya mendengar rencana otoritas Arab Saudi membatasi usia jemaah haji.

Hilman mengatakan pemerintah kini masih menunggu surat resmi dari Arab Saudi terkait pembatasan usia dengan tidak mengizinkan jemaah usia 90 tahun.

Ia pun menyampaikan pemerintah bakal memitigasi itu. Hilman menyampaikan masih ada jemaah haji Indonesia yang berusia 100 tahun meski jumlahnya tidak banyak. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim
DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional
PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden
SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik
WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!
KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara
PENAMPAKAN TUMPUKAN UANG 371 Triliun Hasil Satgas PKH
DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 21:58

PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’

Sabtu, 11 April 2026 - 23:12

BARITO PUTRA Taklukan PSS Sleman 1-0, Menggusur Persipura Jayapura

Kamis, 9 April 2026 - 22:33

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Kamis, 9 April 2026 - 22:04

RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB

Kamis, 9 April 2026 - 21:47

HARGA MINYAK Naik Lagi di Tengah Keraguan Gencatan Senjata AS-Iran

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Senin, 6 April 2026 - 22:01

PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter

Minggu, 5 April 2026 - 22:37

TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca