PRESIDEN Iran Ebrahim Raisi Meninggal dalam Kecelakaan Heli

- Penulis

Senin, 20 Mei 2024 - 22:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Helikopter yang mengangkut Presiden Ebrahim Raisi dan delapan orang lain termasuk Menlu Iran jatuh dan ditemukan hancur terbakar di Provinsi Azerbaijan Timur. [REUTERS/WANA NEWS AGENCY]

Helikopter yang mengangkut Presiden Ebrahim Raisi dan delapan orang lain termasuk Menlu Iran jatuh dan ditemukan hancur terbakar di Provinsi Azerbaijan Timur. [REUTERS/WANA NEWS AGENCY]

SuarIndonesia — Pemerintah Iran resmi mengumumkan kematian Presiden Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter jatuh di Provinsi Azerbaijan Timur, utara Iran, pada Minggu (19/5/2024) siang waktu setempat.

Dikutip CNN Indonesia, Senin (20/5/2024), Stasiun televisi pemerintah Iran dan beberapa kantor berita semi-pemerintah seperti Tasnim dan Mehr News Agency melaporkan Presiden Raisi dan delapan orang lainnya yang ada di helikopter Belle 212 buatan Amerika Serikat itu tidak selamat.

Reuters juga mendapat konfirmasi dari pejabat Iran terkait kematian Raisi.

“Presiden Raisi, menteri luar negeri dan seluruh penumpang helikopter tewas dalam kecelakaan itu,” kata seorang pejabat senior Iran kepada Reuters, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sensitifnya masalah tersebut.

Selain itu, mantan Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif juga telah mengungkapkan kabar duka dan belasungkawa.

Zarif menyatakan belasungkawa atas “kemartiran” penggantinya Hossein Amirabdollahian bersama dengan Presiden Raisi.

Zarif menggambarkan Amirabdollahian sebagai “saudaraku tersayang”.

Dalam pesan yang diunggah di Instagram, Zarif menulis bahwa berita kecelakaan itu “menyakitkan”.

“Saya mendoakan keridhaan Tuhan bagi para martir, kedamaian dan kesabaran bagi para penyintas, serta solidaritas dan kemajuan bagi rakyat Iran,” ucap Zarif seperti dikutip Al Jazeera.

Setelah lebih dari 13 jam pencarian, tim SAR yang dipimpin Palang Merah Iran menemukan lokasi jatuhnya helikopter Raisi di perbukitan dekat Kota Varzaghan, Provinsi Azerbaijan Timur.

Saat tim mencapai lokasi, kondisi helikopter sudah hancur terbakar.

Televisi pemerintah Iran melaporkan “tidak ada tanda-tanda kehidupan” di antara penumpang helikopter yang membawa Presiden Ebrahim Raisi dan pejabat lainnya

“Setelah helikopter ditemukan, belum ada tanda-tanda penumpang helikopter tersebut masih hidup,” bunyi laporan TV pemerintah Iran seperti dikutip AFP.

Rekaman video tim SAR yang diterima media lokal Iran memperlihatkan seluruh kabin helikopter rusak parah dan terbakar.

Petugas Bulan Sabit Merah Iran mengangkut jenazah sembilan korban tewas kecelakaan helikopter termasuk Presiden Iran Ebrahim Raisi. [via REUTERS/West Asia News Agency]
Jenazah Presiden Iran Raisi Berhasil Dievakuasi

Kepala Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) mengumumkan bahwa pihaknya tengah melakukan evakuasi jenazah Presiden Iran Ebrahim Raisi dan delapan korban lainnya dari lokasi kejadian.

Para jenazah dikirim ke sebuah tempat di provinsi Azerbaijan Timur, tepatnya kota Tarbiz, seperti dikutip dari IRNA.

Operasi pencarian dan penyelamatan dalam skala besar juga sedang dilakukan oleh pihak berwenang gabungan Iran guna menyelidiki penyebab kasus tersebut.

Baca Juga :   GUBERNUR KALSEl H Sahbirin Noor Mengudurkan Diri Disampaikan ke Presiden, Berkas Diproses

Selain Presiden Raisi, terdapat beberapa korban yang dikabarkan tewas dalam peristiwa tersebut seperti Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian, Gubernur Provinsi Azerbaijan Timur Malek Rahmati, imam salat Jumat Tabriz Imam Mohammad Ali Al Hashem, seorang pilot, kopilot, kepala kru, kepala keamanan, dan pengawal lainnya.

Sebelumnya, Presiden Raisi bersama rombongannya telah menghadiri upacara pembukaan proyek gabungan bendungan Iran-Azerbaijan.

Berniat untuk kembali ke Teheran, rombongan yang terdiri dari tiga armada helikopter itu disebut melalui cuaca yang buruk. Dua helikopter lainnya dikabarkan telah selamat sampai tujuan, sedangkan helikopter jenis Bell 212 yang dinaiki Raisi jatuh di sebuah hutan dekat perbatasan Azerbaijan.

Proses pencarian yang berlangsung selama lebih dari 13 jam itu membuahkan hasil penemuan lokasi kejadian. Sebab, tim IRCS sempat mengalami kesulitan karena cuaca buruk dan kabut tebal.

Pemerintahan Iran pun kini diambil alih sementara oleh Wakil Presiden Pertama Mohammad Mokhber. Ia pun langsung mengadakan pertemuan darurat untuk membicarakan tentang masa depan Iran.

Tim penyelamat gabungan dan pihak investigasi Iran dikabarkan masih terus berupaya untuk melakukan penyelidikan terkait penyebab dari kejadian yang menewaskan sosok pemimpin Iran tersebut.

Wapres Iran Bakal Ambil Alih Posisi

Wakil Presiden Iran pertama Mohammad Mokhber digadang-gadang akan menggambil alih jabatan presiden sementara,  Minggu (19/5/2024) waktu setempat.


Wapres Iran pertama Mohammad Mokhber disebut akan menggambil alih jabatan presiden usai Ebrahim Raisi dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter. [AFP Photo]
Menurut pasal 131 konstitusi Iran, jika seorang presiden meninggal saat menjabat, maka wakil presiden pertama akan mengambil alih jabatan tersebut, dengan persetujuan dari Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Pemimpin tertinggi Iran mempunyai keputusan akhir dalam semua urusan negara, demikian dikutip Reuters.

Dalam hal ini, Mokhber, harus melalui restu Ayatollah Ali Khamenei, sebelum bisa mengambil alih jabatan presiden menggantikan Raisi.

Nantinya, Mokhber bakal menjadi presiden sementara sebelum presiden baru dipilih dalam kurun waktu 50 hari.

Pemilihan presiden kemudian akan diurus sebuah dewan yang terdiri dari wakil presiden pertama, ketua parlemen, dan ketua peradilan.

Dikutip Reuters, Raisi terpilih sebagai presiden pada 2021. Berdasarkan jadwal saat ini, pemilihan presiden akan berlangsung pada 2025. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!
HARGA MINYAK Naik Lagi di Tengah Keraguan Gencatan Senjata AS-Iran
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 21:31

HARI PERTAMA UTBK-SNBT, Ditemukan Sejumlah Praktik Curang

Senin, 20 April 2026 - 18:24

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Berita Terbaru

Massa aksi 21 April tiba di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: detikKalimantan/Riani Rahayu)

Headline

GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!

Selasa, 21 Apr 2026 - 22:21

Kendaraan yang digunakan untuk uji jalan B50 yang terparkir di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50 Lembang, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026). (Antara/Putu I Savitri)

Bisnis

MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:37

Ketua Umum Tim SNPMB 2026 Eduart Wolok (kanan) dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kiri) saat meninjau pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) hari pertama di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa (21/4/2026). (UNJ)

Nasional

HARI PERTAMA UTBK-SNBT, Ditemukan Sejumlah Praktik Curang

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:31

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca