PRESIDEN ABBAS: Israel Berencana ‘Mengosongkan’ Gaza dari Rakyatnya

- Penulis

Jumat, 25 Oktober 2024 - 00:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Presiden Palestina Mahmud Abbas. (REUTERS/Lucas Jackson)

Presiden Palestina Mahmud Abbas. (REUTERS/Lucas Jackson)

SuarIndonesia — Presiden Palestina Mahmud Abbas mengatakan bahwa Israel bermaksud untuk “mengosongkan” Jalur Gaza dari rakyat Palestina, terutama di bagian utara, tempat Israel melancarkan serangan besar-besaran bulan ini.

“Sudah setahun penuh sejak bencana terbesar yang dialami rakyat Palestina setelah Nakba tahun 1948, yaitu perang Israel yang di dalamnya kejahatan genosida dan pembersihan etnis dilakukan di Jalur Gaza,” kata Abbas dalam pidatonya di KTT BRICS yang digelar di Kazan, Rusia, Kamis (24/10/2024).

“Ini adalah bagian dari rencana untuk mengosongkan wilayah tersebut dari rakyatnya, terutama sekarang di Gaza utara, tempat pasukan pendudukan membuat penduduk di sana kelaparan,” imbuh Abbas, dikutip detikNews dari AFP, Kamis (24/10/2024).

Sebelumnya, juga di KTT BRICS, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Timur Tengah kini berada di ambang perang skala penuh.

“Aksi militer yang dimulai setahun lalu di Gaza kini telah menyebar ke Lebanon. Negara-negara lain di kawasan itu juga terkena dampaknya,” kata Putin dalam pertemuan yang dihadiri oleh beberapa pemimpin dunia tersebut, dilansir kantor berita AFP, Kamis (24/10/2024).

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

“Tingkat konfrontasi antara Israel dan Iran telah meningkat tajam. Ini semua mengingatkan pada reaksi berantai dan menempatkan seluruh Timur Tengah di ambang perang skala penuh,” imbuh pemimpin Rusia itu.

Menurut Putin, kekerasan di Timur Tengah tidak akan berakhir sampai terbentuknya negara Palestina yang merdeka.

“Tuntutan utama untuk memulihkan perdamaian dan stabilitas di wilayah Palestina adalah melaksanakan formula dua negara yang disetujui oleh Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB,” kata Putin.

Putin menambahkan bahwa ini akan “mengoreksi ketidakadilan historis terhadap rakyat Palestina”.

“Sampai masalah ini terselesaikan, tidak mungkin untuk memutus lingkaran keji kekerasan,” imbuh Putin. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran
NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer
RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina
TIGA PRAJURIT TNI Gugur, Israel Bantah Serang Pasukan PBB di Lebanon
PESAWAT AN-26 Rusia Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas
HARGA MIGAS di Eropa Naik hingga 70 Persen Imbas Konflik Timur Tengah
IRAN akan Terapkan Aturan Navigasi Baru di Selat Hormuz
PRAJURIT TNI di UNIFIL Gugur, Indonesia Desak Penyelidikan Penuh

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 22:04

KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 7 April 2026 - 16:17

TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca