PONPES Darussalam Setuju Pembelajaran Harusnya 18 Juni Ditunda

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2020 - 22:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gugus Tugas (Dandim 1006 Mtp, Sekda, Kadinkes, Kabag Ops Polres Banjar, Kasatpol PP, Kakan Kemenag Banjar) ke Ponpes Darussalam terkait SE bertemu Pimpinan Yayasan dan Pimpinan Ponpes Darussalam.(Foto/Ist)

SuarIndonesia – Kekhawatiran para orang tua siswa Ponpes Darussalam di Kabupaten Banjar yang semestinya diwajibkan masuk pondok 18 Juni, akhirnya ditunda atau dimundurkan dengan alasan pendemi Covid-19.

Bahkan pembelajaran juga membolehkan siswa bisa melakukan melalui daring/online atau luring di wilayah yang terkendala jaringan seluler dan internet membuat mereka lega.

Apalagi setelah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sepakat untuk mendukung Tim Gugus Tugas dalam Percepatan Penanganan Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Banjar, yang kini berstatus Tanggap Darurat untuk Pondok Pesantren mendukung sistem pembelajarannya di rumah atau melalui daring/online atau luring di wilayah yang terkendala jaringan seluler dan internet.

Keputusan yang didahului rapat bersama Ketua Yayasan Penyelenggara Pendidikan, Sekolah, Pondok Pesantren, Kemenag Banjar dan Kadisdik Banjar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Tim Gugus Tugas dalam Percepatan Penanganan Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Banjar serta dialog bersama dengan para orang tua siswa.

Keputusan tersebut juga dituangkan dalam Keputusan Bupati Banjar Nomor 188.45/182/KUM/2020, tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Banjar tertanggal 10 Juni yang lengkap ditandatangani Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Tim Gugus Tugas dari Bupati Banjar H Khaillurrahman, Ketua DPRD Banjar H Muhammad Rofiqi SH, Dandim 1006 Martapura Letkol ARM Siswa Budiarto, Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Sik, MH, Kajari Banjar Muji Martopo M Hum, Sekretaris Daerah Banjar H Mokhamad Hilman, ST, MT, Kepala Dinas Keseharan dr Diauddin.

Pertimbangan penundaan masuk pembelajaran, karena mendukung memutus mata rantai penularan COVID-19 di wilayah Kabupaten Banjar dalam mempersiapkan Tatanan Pola Hidup Baru masyarakat produktif dan aman dari bencara COVID-19 di Kabupaten Banjar, serta dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Baca Juga :   APRESIASI Kinerja Polda, Siap Dukung Program Kamtibmas

Bahkan dari hasil Rapat Koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Banjar yang dilaksanakan 9 Juni 2020, selain mempertimbangkan keamanan kesehatan dari ahli epidemiolog, dan pertimbangan Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Banjar, kemudian menyampaikan kepada Pengelola/ Ketua Yayasan Penyelenggara Pendidikan Sekolah, Pondok Pesantren yang berada di Wilayah Kabupaten Banjar untuk memperhatikan kegiatan pembelajaran di tempat pendidikan, sekolah. pondok pesantren, termasuk kegiatan olahraga, budaya, dan akademik lainnya, pameran, atau kompetisi serta study tour dan kegiatan ekstra kurikuler harus tetap ditunda pelaksanaannya sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Kemudian pertimbangan keamanan kesehatan dari Ahli Epidemiologi, Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Banjar, supaya tata kelola urusan penyelenggaraan pendidikan, administrasi dan akademik tetap dilakukan dengan menggunakan sarana daring/online atau luring untuk wilayah yang terkendala jaringan seluler dan internet, pengelola, Ketua Yayasan Penyelenggara Pendidikan, Sekolah atau Pondok Pesantren yang tetap melaksanakan aktivitas pendidikan, administrasi dan akademik sehingga mengakibatkan berkumpulnya orang banyak di tempat pendidikan/sekolah/ pondok pesantren.

Jika dilakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan seperti peringatan tertulis, pembubaran atau penutupan sementara, penolakan perpanjangan perizinan atau pencabutan izin, serta penerapan sanksi sebagaimana termuat dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terbaru