PLN DIKELUHKAN Dinilai Lambat Bergerak Hingga Api Berkobar di Sebuah Rumah Komplek Cempaka Putih Banjarmasin

- Penulis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 15:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Warga Komplek Cempaka Putih, Kelurahan Kuripan Banjarmasin Timur dan  sekitarnya dibuat geger dengan ada korban api di sebuah rumah diketahuii milik Syarifudin, yang biasa disapa Udin, Jumat  (25/7/2025) malam sekitar pukul 19.00 WITA.

Lokasi kejadian di lingkungan RT 15, persis samping Gang 7, yang padat pemukiman. Untungnya bala bantuan cepat berdatangan, hingga rumah yang selama ini kondisi kosong hanya bagian atapnya terbakar dan tak sampai merembet ke rumah warga lainnya yang berada di sekitar.

Namun dari kejadian itu pula jadi permbicaraan dan keluhan warga setempat, hingga Sabtu (26/7/20254), termasuk pemilik rumah.Karena menilai petugas PLN yang dilaporkan sejak sore sekitar pukul 18.00 WITA, adanya asap di atap rumah dinilai lambat bergerak memberikan bantuan.

“Iya padahal warga yang tahu sejak awal adanya asap di atap rumah itu diduga akibat korsleting listrik sudah menghubungi pihak PLN, tapi tak datang hingga malamnya kejadian ini.  Kalau kita dan lainnya di sini jelas tak berani karena menyangkut aliran listrik,” ucap Dani yang biasa disapa Deden dan rekannya Ojok, warga sekitar.

Bahkan disebut warga, salah satu anggota DPRD Kota Banjarmasin, H Makmur, yang lokasi dekat, berseberangan dengan rumahnya, juga menghubungi pihak PLN untuk bisa segera mengatasi, sebelum lebih parah,  juga tak ada tanggapan.

Baca Juga :   DITINJAU Gubernur Muhidin dan Forkopimda PLTU Asam-asam

Hal senada juga disampaikan pemilik rumah, Udin, yang mengaku sejak sore warga ribut melihat asap di atap rumahnya, berupaya minta bantuan petugas PLN.”Yah sampai dengan kejadian ini, tak ada,” ucapnya, yang tinggal persis di belakang rumahnya yang lama itu.Disebut Udin, memang selama ini rumahnya yang semua berbahan kayu itu kondisi kosong serta tak ada barang lainnya.”Rumah saya sering tergenang air, karena rendah,” ucapnya.

Kemudian, siangnya, sekitar pukul 13.30 WITA, baru petugas PLN membenahi aliran kabel serta meteran listrik di rumah tersebut. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang
TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer
OPERASI Salvage KM Virgo Transport 8, Tim Penyelam-Peralatan Tiba Sabtu ini
3 KORBAN KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi, 10 Jenazah Masih dalam Proses
WAMENKO Pangan Matangkan Strategi Baru Tangani Karhutla
DIATUR Tarif Pemeriksaan Kesehatan Haji
DOKUMEN TANAH RSUD H. Boejasin Disita Penyidik, Pemkab Tala Didesak Segera Bersikap
STRATEGI BARU Tangani Karhutla di Kalsel, Begini Langkah Wamenko Pangan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:08

DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:24

KASUS KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Direktur Sungai Danau Jaya dan Binuang Mitra Bersama Prima

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:31

WANTIMPRES Bentuk Rencana Enam Bidang Kerja

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:21

PRESIDEN Prabowo: “Saya Lihat Masa Depan Indonesia Cerah”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:36

FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16

BIAYA HAJI 2027 Ditetapkan Sebesar Rp98,4 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:54

MK: Gugatan Ijazah Gibran tidak dapat Diterima

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi orang utan di Nyaru Menteng, Palangka Raya. (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Headline

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Jumat, 9 Okt 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca