SuarIndonesia – Pj (Penjabat)) Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, menyatakan kesiapan untuk memberlakukan PPKM Level 4 mulai Senin (26/7/2021), sesuai indikator yang ditetapkan.
“Dari dua hari yang lalu sudah kami siapkan, namun memang menunggu instruksi secara formal,” ujarnya didampingi Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanti dan Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmasyah.
Safrizal menyampaikan dua hal yang menjadi perhatian saat ini, yakni ketersediaan oksigen dan jatah vaksin.
“Oksigen mulai menipis. Kami kemarin berkoordinasi dengan SKK Migas dan kami dapat iso tank 20 ton. Untuk isinya, kami mohon untuk dibantu,” ucapnya.
Lanjutnya, vaksinasi di Kalsel terus gencar dilakukan, namun ia berharap pemerintah bisa mendatangkan jatah lebih banyak.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, HM Muslim, menjelaskan indikator PPKM level IV didasari oleh laju penularan dan kemampuan merespons laju tersebut.
Untuk wilayah lainnya di Kalsel, ujarnya, juga terjadi peningkatan kasus positif meski tidak setinggi Banjarbaru dan Banjarmasin.
“Yang meningkat ada Tanah Laut dan Kabupaten Banjar,” jelasnya.
Terkait kebutuhan oksigen, ia mengungkapkan ada peningkatan sebanyak dua sampai tiga kali lipat.
Kendati begitu, pemprov terus berupaya untuk melakukan koordinasi guna menambah ketersediaan oksigen.
“Kita minta kepada pihak industri agar (oksigen) khusus disalurkan ke medis,” pungkas Muslim.
Sebagaimana diketahui dua kota di Kalsel yaitu Banjarbaru dan Banjarmasin melaksanakan PPKM Level IV mulai tanggal 26 Juli sampai 8 Agustus 2021.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















